Sebelum Mencekik Hingga Tewas, Heri Dome Sempat Sandera Bayinya
Sesuai keterangan Polisi yakni Kaurbin Ops Reskrim Polres Luwu, Ipda Abd Asis, pelaku sempat menyandera bayinya saat cekcok dengan istrinya.
Penulis: Desy Arsyad | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Heri Dome (35) ayah yang tega membunuh bayinya di Dusun Lajang, Desa Lewandi, Kabupaten Luwu, kini ditangkap dan dirtahan di Mapolsek Walenrang.
Sesuai keterangan Polisi yakni Kaurbin Ops Reskrim Polres Luwu, Ipda Abd Asis, pelaku sempat menyandera bayinya saat cekcok dengan istrinya.
Sinjai Butuh 538 Orang Guru SD dan 387 Orang Guru SMP
Kemenag Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah, Muhammadiyah Tetapkan Iduladha
Blanko e-KTP di Kota Palopo Habis
VIRAL, Supir Mobil Putih Tidur Nyenyak di Nisan Kuburan Saat Ditanya Mengaku Sedang Berada di Rumah
Politisi Ingin Jabat Calon Menteri Keuangan Jokowi yang Baru? Jangan Ciut Baca Prestasi Sri Mulyani
"Korban, Enjel bayi usia lima bulan ini sempat sakit. Ibu dari bayi (korban) ingin membawa ke puskesmas," ujar Abd Asis, Rabu (31/7/2019).
Namun pelaku melarang istrinya membawa bayinya ke puskesmas dan merampas bayi.
"Dari perampasan itu, pelaku dan istrinya cekcok hingga terjadi kekerasan terhadap korban dan menyebabkan korban meninggal," tuturnya.
Keterangan Abd Asis ini, berdasarkan penuturan warga di Desa Lewandi, yang juga saksi mata.
Pihak kepolisian juga menduga pelaku memiliki kelainan jiwa.
"Terkait psikologis pelaku, kami masih dalami dan nanti akan melibatkan psikolog," katanya.
Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Luwu berhasil mengamankan terduga pelaku yang tega membunuh anak kandungnya usia lima bulan.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Lajang, Desa Lewandi, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu.
Terduga pelaku yakni, Heri Dome (35), beralamat tempat kejadian, pekerjaannya sebagai petani, ditangkap usai Sekretaris Desa Lajang, Intang, melapor ke polisi.
Bersama lima personel Polsek Walenrang, dan anggota Babinsa mendatangi tempat kejadian dan mengamankan pelaku.
Dia melakukan peristiwa beruntun yakni, penganiayaan kepada ibu kandungnya, Samma (60), membunuh anak kandunya, Enjel (5 bulan), dan membakar rumah milik tetangganya, Pati (50).
Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, melalui Kapolsek Walenrang, AKP Rafli, menuturkan kejadian ini terjadi pada Minggu (28/7/2019).
"Kajadiannya hari Minggu (28/7/2019). Dia (Heri Dome) aniaya ibu kandungnya dengan cara memukul lengan tangan kanan korban menggunakan batu," tuturnya, Rabu (31/7/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ops-reskrim-polres-luwu.jpg)