Komunitas Konsumen Indonesia Nilai, Gojek Transportasi Online yang Lebih Aman

GoJek berhasil menjadi alat transportasi berbasis online yang aman bagi penggunanya.

Komunitas Konsumen Indonesia Nilai, Gojek Transportasi Online yang Lebih Aman
fadly/tribun-timur.com
Suasana ketika driver merayakan HUT Gojek di kantornya Jl Sultan Alauddin Makassar belum lama ini 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - GoJek berhasil menjadi alat transportasi berbasis online yang aman bagi penggunanya.

Dari data yang dirilis Komunitas Konsumen Indonesia (KKI), sebanyak 56 persen responden memilih GoJek untuk alat transportasi online yang aman, sisanya memilih Grab.

Ketua KKI David M.L. Tobing menyebutkan, survei ini dilatarbelakangi oleh tingginya perpindahan penduduk ke wilayah perkotaan yang membuat kebutuhan transportasi juga meningkat.

Baca: Jawaban Tokopedia Soal Perusahaannya Berinduk di Singapura, Bareng GoJek, Bukalapak & Traveloka

Baca: Siapa Rich Brian? Gojek Sampai Kirim Makanan Indonesia ke Amerika Usai Liat Postingan, Pakai Motor

Baca: Aplikasi Ponsel Gojek Resmi Ganti Logo! Ini Penjelasan Nadiem Makarim, Makna dan Arti Slogan Solv?

Hasil survei bertajuk “Preferensi Konsumen terhadap Layanan Moda Transportasi Darat Urban di Indonesia” mengungkapkan, ada empat faktor penting yang menjadi alasan konsumen memilih moda transportasi. Di antaranya keamanan, keselamatan, kenyamanan dan keterjangkauan.

“Melalui survei ini, kami ingin mendalami pengalaman konsumen dalam memanfaatkan transportasi urban sehingga bisa menjadi evaluasi dan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan dan para pelaku bisnis di sektor transportasi,” katanya, Selasa (30/7/2019) malam.

Menurut David, tren pengguna jasa transportasi berbasis online yang menjadi favorit pengguna adalah Gojek.

Ada beberapa faktor yang membuat Gojek dipilih oleh konsumennya. Pertama, layanan Go-Ride dari Gojek lebih aman (56 persen), lebih dapat diandalkan (55 persen), lebih ramah (53 persen) dan lebih nyaman serta bersih (53 persen).

Sementara kompetitornya menunjukkan persentasi yang lebih kecil. Baik dari segi kemananan (44 persen), layanan yang dapat diandalkan (45 persen), keramahan (47 persen) dan kenyamanan serta kebersihan (47 persen).

“Persentase banyaknya pengguna jasa transportasi online diraih Gojek di angka 36 persen dari total responden. Pengguna Grab di angka 32 persen. Menggunakan keduanya 32 persen. Dengan beberapa sektor juga diungguli oleh Gojek,” sebutnya.

Gojek tak hanya unggul pada mitra pengemudi Go-Ride, tetapi juga mitra pengemudi Go-Car. Gojek mendapat penilaian lebih unggul dalam segi pemenuhan hak konsumennya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved