Bank Indonesia Berangkatkan Kapal Kas Keliling ke Enam Pulaudi Sulsel
Bank Indonesia kembali melepas kapal ekpedisi kas keliling antar pulau wilayah Sulawesi Selatan, di Dermaga Mako Layang Lantamal VI, Makassar
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia kembali melepas kapal ekpedisi kas keliling antar pulau wilayah Sulawesi Selatan, di Dermaga Mako Layang Lantamal VI, Makassar, Selasa (30/7/2019).
Ekpedisi yang bekerja sama dengan TNI AL dalam hal ini Lantamal VI, kali ini akan menuju ke enam pulau yang ada di beberapa kabupaten.
Dengan menggunakan KRI Layaran 854, selama beberapa hari ke depan, BI akan berlayar ke Pulau Tanakeke (Takalar), Pulau Liukang Loe (Bulukumba), serta empat pulau di Kepulauan Sembilan Sinjai, yakni Pulau Burung Leo, Kambuno, Batanglempe, dan Kanalo II.
Baca: Sosok Wanita Usulan Presiden Jokowi Jabat Deputi Gubernur Bank Indonesia, Mantan Ketua Pansel KPK
Baca: VIDEO: Bank Indonesia Terima Uang Kartal Rp 4,47 Triliun
Baca: FOTO: Bank Indonesia Rilis Kinerja Ekonomi Sulsel
Pj Kepala Grup Sistem Pembayaran Pengeloaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Bank Indonesia, Iwan Setiawan mengatakan, kas keliling ini adalah bagian dari kebijakan Bank Indonesia sebagai bank sentral.
"Tugas utama di bidang sistem pembayaran dan peredaran uang rupiah, yaitu melaksanakan kebijakan clean money policy. Tujuanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan uang Rupiah yang cukup, pecahan yang sesuai, tepat waktu dan kondisi layak edar," kata Iwan.
Ia menjelaakan, ekspedisi kas keliling sudah dilaksankan di Sulsel sejak tahun 2016 sampai sekarang.
Selama periode itu, kapla kas keliling telah mengcover lebih dari 30 pulau terdepan, terluar, dan terpencil (3T).
Pada tahun 2016, ekspedisi menggunakan KRI Kakap dengan wilayah Kepulauan Selayar dan wilayah Kecamatan Pangkep Pesisir.
Lalu pada tahun 2016, dengan menggunakan KRI Pandrong, BI ekspedisi ke Kecamatan Perairan Kalukuang Massalima, Kabupaten Pangkep.
"Untuk tahun lalu kota ada dua pemberangkatan, yakni menggunkan KRI Hiu ke Kecamatan Perairan Liukang Tangayya, dan KRI Tahitu di Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep," jelasnya.
Lanjut Iwan, dalam pelayaran ini BI juga melakukan program sosial kepada masyarakat dengan beragam bentuk.
"Kali ini kami memberikan kapal penangkap ikan ke nelayan setempat. Sebelumnya juga kita sudah kasih listrik tenaga surya, dan berbagai kebutuhan lainnya," pungkasnya. (tribun-timur.com)
Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam
Baca: Inilah 5 Pemicu Penyakit Kanker Paru-paru yang Renggut Nyawa Mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo
Baca: Kisah Asmara Terlarang Guru & Siswi SMA Terbongkar Gegara HP Hilang, EY Sujud Minta Maaf ke Istri
Baca: BREAKING NEWS: Innalillahi, Mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo Meninggal Dunia
Baca: Lowongan Kerja Lulusan SMA SMK - PT Petrokimia Gresik Terima Karyawan, Cek Info Resmi, Daftar Online
Baca: Ciri-ciri Awal Kanker Paru-paru, Penyakit yang Diderita Mantan Bupati Gowa hingga Meninggal Dunia
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Baca: INNALILLAH, Ichsan Yasin Limpo Mantan Bupati Gowa dan Ketua PMI Sulsel Meninggal Dunia di Jepang
Baca: Detik-detik Bupati vs Warga Pendemo Jalan Rusak, Maumu Apa? Jangan Kurang Ajar, Ya
Baca: Bos di Bank Pemerintah Tilep Uang Nasabah Rp 700 Juta, Anda Korban? Uangnya untuk Judi Online
Baca: Kasihan Lihat Suami Tak Terurus, Khuzatul Atiqah Sang Istri Bantu Dia Nikah Lagi Walau Sedang Hamil
Baca: Mahasiswi Diperas Teman Facebook Seusai Pamer Buah Dada Sambil Video Call WhatsApp, Kronologi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bank-indonesia-melepas-kapal-ekpedisi-kas-keliling-antar-pulau-wilayah-sulawesi-selatan.jpg)