Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Profil Atlet Bulutangkis Indonesia Melati Daeva Oktavianti, Runner Up Japan Open 2019

Bersama pasangan ganda campurannya Praveen Jordan, harus puas mengakhiri perjuangan mereka pada ajang Japan Open 2019

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
instagram.com
Melati Daeva Oktavianti 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Nama atlet bulutangkis Indonesia Melati Daeva Oktavianti menjadi trending topic google, Minggu (28/7/2019).

Pembahasan yang terkait dengan dirinya ialah karena kalah dalam ajang Japan Open 2019.

Bersama pasangan ganda campurannya Praveen Jordan, harus puas mengakhiri perjuangan mereka pada ajang Japan Open 2019 dengan predikat runner up.

Dilansir dari Bola Sport, hal itu terjadi setelah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus kalah pada laga final yang digelar pada Minggu (28/7/2019).

Bermain di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Praveen/Melati berhadapan dengan unggulan kedua turnamen, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China).

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada akhirnya harus mengakui kemenangan sang lawan dengan skor akhir 17-21, 16-21.

Seusai pertandingan, Praveen/Melati pun berkomentar terkait hasil laga final Japan Open 2019.

Praveen Jordan mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi pertahanan Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping rupanya masis sulit ditembus.

"Pasangan China ini sangat solid dan tidak mudah dikalahkan. Saya sama Mely (Melati-red) sudah mencoba semaksimal mungkin menembus mereka dan memberi perlawanan," tutur Praveen.

"Kami sudah memainkan reli-reli tetapi tetap terbawa pola main mereka. Ini yang harus diwaspadai saat melawan mereka," ujarnya melanjutkan.

Melati Daeva Oktavianti pun memiliki pendapat yang tak jauh berbeda terkait pertandingan kontra Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.

"Tadi kami sudah coba mengubah gaya main setelah kalah di game pertama. Namun perbedaan angkanya masih tetap jauh terus," tutur Melati menjelaskan.

"Kalau melawan mereka, dari start tidak boleh tertinggal. Kalau skornya mepet-mepet terus mungkin bisa mengejar, apalagi mereka lebih matang," ujar perempuan 24 tahun ini melanjutkan.

Di sisi lain, Praveen Jordan juga turut berkomentar terkait perjalanan mereka dalam menembus final Japan Open 2019.

Menurut pria asal Bontang ini, dia dan Melati telah melalui perjalanan yang tidak mudah pada turnamen kategori BWF World Tour Super 750 itu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved