Pasca Banjir, Pelajar Pammera Wajo Sering Bolos ke Sekolah

Sebuah jembatan gantung yang merupakan akses warga di daerah pesisir Sungai Walennae, rusak parah diterjang banjir.

Pasca Banjir, Pelajar Pammera Wajo Sering Bolos ke Sekolah
Hardiansyah/Tribun Timur
Warga mesti menantang maut melewati jembatan gantung yang rusak akibat banjir di Lingkungan Pammera, Kelurahan Walennae, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo. 

TRIBUN-WAJO.COM, SABBANGPARU - Banjir kini telah surut di Kabupaten Wajo.

Walaupun sudah surut, namun sejumlah fasilitas umum belum diperbaiki.

Seperti di Lingkungan Pammera, Kelurahan Walennae, Kecamatan Sabbangparu.

Sebuah jembatan gantung yang merupakan akses warga di daerah pesisir Sungai Walennae, rusak parah diterjang banjir.

NH Siap Yakinkan PSSI, Laga Final PSM vs Persija Tetap di Makassar

PSSI Umumkan Jadwal Ulang PSM vs Persija, Ketua KVS: Sudah Sehat Semua Pamain Persija

Rekrut Anggota Baru, Komunitas Sepanjang Perjalanan Gelar Leadership Training di Kaluppang Pinrang

TRIBUNWIKI: Sempat Tolak Tanding di Makassar, Ini Sejarah Panjang Persija Jakarta, Sejak 1928

Jembatan gantung ini menjadi penghubung menuju Desa Salotengnga, ke pusat kecamatan maupun kabupaten.

Belum ada tanda-tanda bakalan diperbaiki.

Bahkan material sampah yang terbawa banjir, masih tersangkut di puing-puing jembatan.

Masyarakat mesti bertaruh nyawa, tak ada pilihan untuk tidak melewati jembatan gantung yang sewaktu-waktu ambruk total.

Warga Lingkungan Pammera, Irfan menyebutkan, sejak jembatan tersebut rusak, anak-anak sekolah sering tidak masuk sekolah.

Walaupun beberapa alternatif sebenarnya tersedia, tapi cukup jauh.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved