Ketua Kembar Minta Pihak Berwenang Serius Tangani Kasus Dugaan Ijazah Palsu Caleg Terpilih

Arasy Syam mengatakan, indikasi manipulasi akademik atau dugaan penggunaan ijazah palsu Caleg terpilih di Pileg 2019 ini tak boleh dibiarkan.

Ketua Kembar Minta Pihak Berwenang Serius Tangani Kasus Dugaan Ijazah Palsu Caleg Terpilih
dok.Arasy Syam Suady
Ketua Kerukunan Mahasiswa Barru (Kembar), Arasy Syam Suady. 

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama sejumlah calon anggota legislatif (Caleg) terpilih di DPRD Barru kian ramai diperbincangkan.

Terkait kasus ini, Ketua Kerukunan Mahasiswa Barru (Kembar), Arasy Syam Suady juga turut berkomentar.

Bantu Pemakaman AKP Tambong, Personel Polair Pangkep Ikut Gali Kubur

Desa Mattaro Adae Pangkep Juga Publikasikan Anggaran Desa, Segini Jumlahnya

Cinta Segitiga Berakhir Maut di Jeneponto, Dg Ngance dan Dg Kulle Dimakamkan Ditempat Berbeda

Kapolsek Bangkala Jenepoto Ikut Salatkan Jenazah Dg Ngance

Begini Papan infografis APBDes Gentung, Lengkap Rincian Anggarannya

Arasy Syam mengatakan, indikasi manipulasi akademik atau dugaan penggunaan ijazah palsu Caleg terpilih di Pileg 2019 ini tak boleh dibiarkan.

Ia berpendapat bahwa kasus ijazah palsu ini bukanlah sebuah kesalahan jika terbukti, melainkan kejahatan yang harus dihentikan.

Untuk itu, diminta kepada pihak - pihak berwenang untuk serius menangani kasus dugaan ijazah palsu Caleg terpilih DPRD Barru, yang telah terlapor.

"Terkait dengan dugaan manipulasi akademik ini, tentu mesti ditindaki oleh pihak yang mempunyai wewenang. Ketika betul adanya manipulasi akademik, saya pikir ini bukanlah sebuah kesalahan melainkan kejahatan dan ini tentu tidak boleh dibiarkan," kata Arasy Aryam kepada TribunBarru.com, Kamis (25/7/2019).

Menurut Arasy, sapaan akrabnya, para calon wakil rakya terpilih seharusnya mengedepankan kejujuran.

Sebab apa yang diamanahkan di DPRD itu menyangkut kepentingan masyarakat luas, bukan untuk pribadi.

Dan jika amanah di DPRD belum dijalankan lantas terbukti melakukan manipulas akademik (gunakan ijazah palsu), sangat disayangkan karena mencederai kepercayaan masyarakat.

"Mereka (Caleg terpilih) ini adalah orang yang menjadi perwakilan dari rakyat, dan saya sendiri selaku mahasiswa juga merasa sangat kecewa apabila kejadian manipulasi akademik itu benar dan terbukti adanya," ujar Arasy.

Halaman
12
Penulis: Akbar
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved