Gowa Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Penghargaan KLA 2019 ini diserahkan Menteri PPPA Yohana Susana Yembise dan diterima langsung Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni.

Gowa Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak
Humas Pemkab Gowa
Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni menerima penghargaan KLA 2019 dari Menteri PPPA Yohana Susana Yembise. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dinilai mampu mewujudkan pemenuhan hak-hak anak secara berkelanjutan.

Terbukti dengan kembali diraihnya Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Desa Parenreng Pangkep Umumkan APBDes di Kampung Maccope dan Depan Kantor Desa

Inilah 40 Nama-nama Caleg Bulukumba yang Resmi Jadi Anggota DPRD

Soal Perpres Mobil Listrik, Ini Kata Daihatsu Makassar

BREAKING NEWS: Pembunuhan Terjadi di Mallasoro Bangkala Jeneponto

Tiket VIP Selatan-Utara PSM vs Persija Habis Hitungan Jam, VIP Utama Tak Dijual

Elpiji 3 Kilogram Langka di Bonto Marannu Bantaeng

Penghargaan Gowa sebagai kabupaten layak anak utamanya pada kategori pratama ini adalah yang kedua kalinya yakni, pada 2018 lalu di Surabaya, Jawa Timur dan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional 2019 di Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (23/7) malam tadi.

Penghargaan KLA 2019 ini diserahkan Menteri PPPA Yohana Susana Yembise dan diterima langsung Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni.

Wabup Gowa mengatakan, pemerintah daerah telah berkomitmen agar perlindungan dan seluruh hak-hak anak dapat terpenuhi.

Apalagi pihaknya mendorong bagaimana pemerataan pembangunan di Kabupaten Gowa dapat melibatkan peran dan hak anak.

"Anak adalah tongkat estafet dalam melanjutkan arah pembangunan untuk kemajuan daerah. Termasuk di Kabupaten Gowa," katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (24/7/2019).

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Lenny N Rosalin mengungkapkan, penghargaan KLA 2019 merupakan bentuk apresiasi bagi daerah yang berkomitmen tinggi dan telah melakukan upaya konkrit demi pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Dalam proses evaluasinya, ada empat tahapan yang dilakukan yaitu penilaian mandiri oleh masing-masing daerah, verifikasi administrasi, verifikasi lapangan dan verifikasi final.

"Penghargaan KLA ini adalah tahun ketujuh. Dari tahun ke tahun menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam bentuk output, outcome dan impact," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved