Empat Program Strategis BKS PTIS dalam Memajukan Perguruan Tinggi Islam Swasta di Indonesia

Empat Program Strategis BKS PTIS dalam Memajukan Perguruan Tinggi Islam Swasta di Indonesia

Empat Program Strategis BKS PTIS dalam Memajukan Perguruan Tinggi Islam Swasta di Indonesia
Prof Masrurah
Rapat pengurus BKS PTIS periode 2019-2023. Rapat juga dihadiri mantan Rektor UMI Prof Masrurah Mokhtar (kiri) 

Empat Program Strategis BKS PTIS dalam Memajukan Perguruan Tinggi Islam Swasta di Indonesia

TRIBUN-TIMUR.COM,- Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKS PTIS) menggelar rapat pengurus periode 2019-2023.

Ketua BKS PTIS sebelumnya dijabat mantan Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Prof Masrurah Mokhtar.

Baca: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kerja Sama dengan FTI UMI dan Pelajari Manajemen S2 Teknik Kimia

Baca: Andalkan Promosi Digital Khususnya Sosial Media, Camaba Pendaftar FTI UMI Naik Hampir 200%

Kini dijabat oleh Prof Dr H Syaiful Bakhri yang dilantik Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di istana wapres Jl Kebun Sirih 12 Juli 2019 lalu.

Rapat pengurus dilaksanakan di Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta Kamis 19 Juli 2019.

Hadir juga mantan ketua BKS PTIS Prof Masrurah.

Prof Masrurah dalam rilisnya mengatakan, dalam pertemuan ini, BKS PTIS membahas empat hal penting.

"Kita bahas empat hal penting. Seperti bagaimana BTIS memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa dengan mengembangkan pola pikir hubungan antara Islam, globalisasi dan pengembangan karakter bangsa,"kata Prof Masrurah.

Lebih lanjut Program strategis menekankan kepada pengembangan moderasi dalam Islam (al-wasathiyah fi al-islam), internasionalisasi lembaga dan bangsa serta menegaskan karakter bangsa berdasar Pancasila, yang mempertimbangkan karakter generasi milienial.

Rapat Pengurus Harian terbatas yang berlangsung satu hari ini juga mendesain persiapan melahirkan karya ilmiah dosen dalam bentuk buku, dan jurnal international.

Selain itu, penguatan sinergitas institusi dirangkaikan kerjasama untuk saling menguatkan.

Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved