Ini Pentingnya Asupan Nutrisi dan Kematangan Emosi Pada Anak

Penting bagi orang tua memastikan makanan yang dikonsumsi bergizi seimbang dan mengandung probiotik agar membantu nutrisi dapat terserap dengan baik.

Ini Pentingnya Asupan Nutrisi dan Kematangan Emosi Pada Anak
abdiwan/tribuntimur.com
Psikolog Elizabeth Santosa, Brand Executive Nestle LACTOGROW, Pramudita Sarastri dan Dokter spesialis anak, Dr dr Ariani Dewi Widodo SpA(K) menjadi pembicara dalam workshop Grow Happy Parenting di Cafe Iconic jalan Amanagappa Makassar, Rabu (17/7/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak adalah memastikan pencernaannya dalam kondisi sehat.

Hal itu diungkapkan dokter spesialis anak, Dr dr Ariani Dewi Widodo Sp A(K) dalam workshop bertajuk Grow Happy Parenting yang digelar Nestle Lactogrow di Cafe Iconik, Makassar, Rabu (17/7/2019).

Dihadapan ibu-ibu yang tampak antusias mendengarkan materi, dr Ariani menuturkan kesehatan saluran cerna mendukung tumbuh kembang anak agar optimal.

Maka dari itu, penting bagi orang tua memastikan makanan yang dikonsumsi bergizi seimbang dan mengandung probiotik agar membantu nutrisi dapat terserap dengan baik.

"Perlu diketahui, di antara sekian banyak probiotik, Lactobacillus reuteri merupakan salah satu jenis yang telah teruji secara klinis aman dan bermanfaat bagi tubuh. Pemberian probiotik dapat dilakukan melalui susu atau makanan yang difermentasi seperti yoghurt dan tempe," tuturnya.

Baca: Ternyata Nonton Film Horor Baik untuk Kesehatan Jantung, Bisa Membakar Kalori, Simak Faktanya

Baca: Ikan Kembung Ternyata Lebih Bergizi dari Ikan Salmon, Bikin Panjang Umur

Baca: Manfaat Buah Semangka: Meningkatkan Kesehatan Jantung Hingga Kesehatan Kulit dan Rambut

Tak hanya memastikan asupan nutrisi, orangtua juga harus memperhatikan kematangan emosi anak. Sementara, Psikolog Elizabeth Santosa mengatakan kematangan emosi dan kebahagiaan anak dapat dibantu dengan mempraktikkan perilaku positif.

Berbagai hal dapat dilakukan, salah satunya dengan mengajarkan kebiasaan bersyukur. Anak yang pintar bersyukur akan tumbuh menjadi sosok yang optimis, berempati tinggi, dan lebih bahagia.

"Yang tak kalah penting, orangtua juga sebaiknya rutin menghabiskan waktu dengan anak, misalnya berolahraga bersama, karena membiasakan gaya hidup aktif dapat meningkatkan kesehatan psikologis dan fisik," jelasnya.

Selain membahagiakan anak, orangtua juga harus menyiapkan masa depan anak kelak. "Menyiapkan masa depan sangat penting, yakni mulai dari menyekolahkan anak, menabung untuk pendidikan sang anak, dan hal tersebut perlu upaya dan kerja keras," tuturnya.(*)

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved