Bupati Luwu Utara: Kebijakan Pertanian Penyebab Masalah Lingkungan Hidup

Bupati perempuan pertama di Sulsel menuturkan, di Luwu Utara terdapat tiga hulu sungai besar yang airnya mengalir ke tiga

Bupati Luwu Utara: Kebijakan Pertanian Penyebab Masalah Lingkungan Hidup
chalik/tribunlutra.com
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (kiri berdiri) menghadiri rapat koordinasi pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan se-ekoregion Sulawesi dan Maluku di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menghadiri rapat koordinasi pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan se-ekoregion Sulawesi dan Maluku di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Kegiatan itu bertujuan menggambarkan kondisi dan permasalahan lingkungan hidup dan kehutanan di daerah dalam wilayah Sulawesi dan Maluku.

"Luwu Utara 67 persen hutan, itulah mengapa pak gubernur sampaikan di Luwu Utara hutan menjadi penting dijaga," kata Indah via rilis Bagian Humas.

Bupati perempuan pertama di Sulsel menuturkan, di Luwu Utara terdapat tiga hulu sungai besar yang airnya mengalir ke tiga provinsi yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan sendiri (Luwu Utara).

"Memang betul kebijakan sektor pertanian yang paling banyak menjadi penyebab lahirnya masalah di sektor lingkungan hidup," katanya.

Kalau bicara banjir tahun ini, lanjut Indah tidak ada lagi wilayah di Indonesia yang bebas banjir.

"Air yang harusnya menjadi berkah bagi kita, malah menjadi musibah. Namun kita ketahui bahwa pengelolaan sumber daya air membutuhkan biaya yang sangat besar. Misalnya pembangunan bendungan," katanya.

Sementara terkait penetapan kawasan hutan, Indah menyatakan mendukung penuh hal tersebut.

"Kami juga sangat mendukung adanya penetapan kawasan hutan adat, sebab dengan menetapkan kawasan ini akan mendorong pemberdayaan masyarakat adat untuk menjaga lingkungan mereka," paparnya.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved