Pengusaha BBM Premium Eceran di Selayar Protes Tim Terpadu Pemkab

Salah satu warga Selayar Nur Laely Mutmainnah menyayangkan sikap Tim terpadu Pemkab Selayar bersama aparat pemerintah setempat.

Pengusaha BBM Premium Eceran di Selayar Protes Tim Terpadu Pemkab
Nurwahidah/tribunbantaeng.com
Salah satu penjual BBM eceran di Benteng Selayar

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG -Tim Terpadu dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalukan penertiban penjual eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) tanpa izin di Kecamatan Benteng, Kabupaten Kapulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu (3/7/2019

Salah satu warga Selayar Nur Laely Mutmainnah menyayangkan sikap Tim terpadu Pemkab Selayar bersama aparat pemerintah setempat. 

Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Barito Putera Jam 18.30, Simak Link Streaming Indosiar Disini!

Tahun Ini, Dua Proyek Jembatan di Camba Maros Keciprat Anggaran Rp 3 M

Pasalnya mereka melakukan penutupan penjualan BBM jenis premium eceran di sejumlah tempat di Benteng Selayar

"Seharusnya pemerintah hadir sebagai solusi bagi masyarakat bukannya hadir sebagai penambah masalah,"katanya kepada Tribunselayar.com, Selasa (9/7/2019)siang.

Menurut Laely sikap pemerintah yang menutup kegiatan penjualan BBM jenis premium warega di Benteng dinilai merugikan pengusaha eceran BBM jenis premium.  

" Akibat adanya larangan Tim Terpadu Pemkab dan Personel Keamanan di Selayar membuat merugi warga pengusaha kecil karena hilangnya pendapatan mereka dari kegiatan jual premium," kata Laely.

Selain itu mengakibatkan warga mengantre di SPBU karena tidak ada lagi warga yang menjual premium eceran di pinggir jalan di Selayar. 

Pertamina tidak lagi menyuplai premium ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Salobulo Kota Palopo untuk sementara sejak Rabu (10/4/2019) kemarin.
Pertamina tidak lagi menyuplai premium ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Salobulo Kota Palopo untuk sementara sejak Rabu (10/4/2019) kemarin. (Pertamina)

Ia berharap agar pemerintah  Selayar harus bijak dalam mengambil keputusan. Melihat apa yang dibutuhkan masyarakatnya saat ini bukan menambah beban mereka.

Terkait masalah itu, pihak Dinas Perdagangan Kepuluan Selayar belum menanggapi keluhan warga hingga berita ini diterbitkan. (*)

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, @ Nur_Wahidah_Saleh

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Klik Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Nurwahidah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved