Bicara Politik Baper, NH Singgung Siapa?
"Kalau ada yang menggugat (di pengadilan) maka jangan bawa perasaan. Ini adalah langkah mereka untuk mencari keadilan," kata Nurdin Halid.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid, meminta kepada kader untuk tidak memutus silaturahmi pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
"Kalau ada yang menggugat (di pengadilan) maka jangan bawa perasaan. Ini adalah langkah mereka untuk mencari keadilan," kata Nurdin Halid dalam Konsolidasi dan Halalbihalal Keluarga Partai Golkar Sulsel di Hotel Gammara, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Minggu (7/7/2019).
Susunan Pemain Madura vs PSM, Hilman Syah Gantikan Rivky Starter
Terparkir di Kolong Rumah, Mobil MPV Tiba-tiba Terbakar di Sajoanging Wajo
Ia pun meminta kepada kader, untuk tidak membawa perasaan dalam politik.
"Jangan membawa perasaan, tapi harus berpolitik dengan taat asas dan aturan," katanya.
Menurutnya, dalam sebuah pertarungan memang ada menang dan kalah.
Tapi, pertarungan itu jangan sampai membuyarkan persaudaraan dan pertemanan.
"Pertarungan pemilu 2019 ini sudah selesai, kalau ada yang menggugat maka itu adalah caranya mereka untuk mencari keadilan, tak ada bisa merasa dirinya paling benar," katanya.
Setelah itu, dia tiba-tiba NH menceritakan kisahnya menjadi dalam dunia politik di Partai Golkar.
"Tidak ada kader Golkar seperti saya yang pernah masuk "pesantren" tapi masih bisa eksis dalam memberikan kontribusi untuk partai," kata NH.(*)
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Klik Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nurdin-halid-menyerahkan-dokumen-dukungan-ke-airlangga-hartarto.jpg)