Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KPU Tolitoli Disidang DKPP

DKPP kembali menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Pemilu, Jumat (5/7/2019) pagi

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KPU Tolitoli Disidang DKPP
TRIBUNPALU.COM/MUHAKIR TAMRIN
DKPP kembali menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Pemilu anggota KPU Tolitoli, Jumat (5/7/2019) pagi ini. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kembali menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Pemilu, Jumat (5/7/2019) pagi ini.

Dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu itu tercatat dengan nomor perkara 88-PKE-DKPP/V/20l9.

Sidang dugaan pelanggaran kode etik itu dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Prof Muhammad.

Baca: Viral, Ini Sosok Penculik dan Penyekap Gadis Selama 15 Tahun di Goa di Tolitoli

Baca: UMI Dampingi Penyusunan Dokumen SPMI di Tolitoli dan Pulau Buru

Baca: VIDEO: Detik-detik Bupati vs Wakil Bupati Tolitoli Berkelahi di Depan Umum. Netter: Memalukan!

Bersama Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Intan Kurnia (unsur Masyarakat), Sahran Raden (unsur KPU), dan Ruslan Husen (unsur Bawaslu).

Teradu perkara ini adalah Bustamil, Hendra, dan Aswan.

Mereka masing-masing sebagai Sekretaris, Bendahara, dan Kasubbag Keuangan KPU Kabupaten Toli-toli.

Mereka diadukan oleh Rusdi A. Hamid, selaku Ketua PPK Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli.

Sebelumnya, DKPP telah menggelar sidang pemeriksaan pertama untuk perkara ini pada Jumat (3 l/5/20l9) lalu.

Namun pada sidang pertama Ketua Majelis Prof. Muhammad, menganggap penting untuk menghadirkan saksi dari pihak PPK Kecamatan Dondo dalam sidang selanjutnya.

“Pada hari ini, saksi dari pihak PPK Kecamatan Dondo, hadir dalam persidangan untuk memberikan ketetangan. sekaligus melengkapi bukti-bukt," kata Muhammad.

Halaman
12
Penulis: Muhakir
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved