Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUNWIKI: Profil Abdul Haris Kr Sila, Terpilih Kali Kedua DPRD Gowa

Putra Pasangan Karaeng Lira dan Karaeng Tekne ini meraih 2.900-an suara pada Daerah pemilihan (Dapil) II Gowa.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
Ari Maryadi/tribuntimur.com
Politikus Partai Gerindra Kabupaten Gowa, H Abdul Haris Kr Sila 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Abdul Haris Karaeng Sila kembali terpilih untuk kali kedua sebagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Putra Pasangan Karaeng Lira dan Karaeng Tekne ini meraih 2.900-an suara pada Daerah pemilihan (Dapil) II Gowa. Dapil ini mencakup empat Kecamatan; Pattallassang, Bontomarannu, Manuju dan Parangloe.

Raihan tersebut naik dibanding suaranya pada Pemilu 2014 lalu; 2.700 suara. Kr Sila menyebut capaian tersebut merupakan wujud kepercayaan masyarakat terhadap kinerjanya.

"Jadi setelah terpilih, saya tidak pernah lepas dengan masyarakat, hubungan emosional terus berlanjut. Tidak pernah putus silaturahmi," kata Sila kepada Tribun, Selasa (2/7/2019).

Pensiunan anggota Polri ini mengatakan dirinya telah yakin sejak akan duduk kembali periode kedua sejak awal mendaftarkan diri sebagai caleg di KPU Gowa.

Hal itu didasari atas kepercayaan masyarakat yang terus dijaga serta memperlihatkan kinerja sebagai anggota dewan.

"Saya sudah yakin (lolos) pada saat mendaftar, karena nama-nama di bawah saya adalah pendatang baru, belum dikenal masyarakat," imbuhnya.

Meski demikian, raihan tersebut tidak seusai dengan target yang dicanangkan sebelumnya. Ayah delapan anak ini sebelumnya memasang target 3.000 hingga 5.000 suara.

Politikus Partai Gerindra Kabupaten Gowa, H Abdul Haris Kr Sila
Politikus Partai Gerindra Kabupaten Gowa, H Abdul Haris Kr Sila (Ari Maryadi/tribuntimur.com)

Habiskan Dana Rp200-an Juta

Sebagai caleg petahana, Abdul Haris Kr Sila mengaku pernah mengagendakan kampanye terbuka dalam Pileg 2019 kali ini.

Menurutnya ia hanya turun ke masyarakat apabila mendapat panggilan. Selebihnya ia melakukan sosialisasi sebagai legislator DPRD Gowa Periode 2014-2019.

"Kalau saya itu, tidak pernah kampanye resmi. Jadi saya hanya sosialisasi kalau diundang. Karena saya tidak pernah sampaikan untuk datang," katanya.

Untuk itu, dirinya hanya menghabiskan dana sekitar Rp200-an juta. Dana tersebut banyak ia pakai untuk akomodasi dan operasional tim sukses.

Mulai dari biaya transporasi, konsumsi antarteman, pembiayaan saksi-saksi, pencetakan atribut, serta pengadaan alat peraga kampanye.

"Kami hanya menghabiskan Rp 200 jutaan, karena kita tidak melakukan politik uang. Jadi semua aturan yang dilarang tidak boleh saya langgar," imbuhnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved