Belasan Personel Polres Majene Dapat Kado Naik Pangkat di HUT ke 73 Bhayangkara

Kenaikan pangkat itu diserahkan melalui upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat yang digelar di lapangan apel Polres Majene, Jl Jenderal Sudirman.

Belasan Personel Polres Majene Dapat Kado Naik Pangkat di HUT ke 73 Bhayangkara
Humas Polres Majene
Upacara kenaikan pangkat di Mapolres Majene, Senin (1/7/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Sebanyak 19 personel Polres Majene mendapatkan kado naik pangkat bertepatan HUT ke-73 Bhayangkara, Senin (1/7/2019).

Kenaikan pangkat itu diserahkan melalui upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat yang digelar di lapangan apel Polres Majene, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Banggae Timur, Majene.

Bunuh Waria di Papua, 2 Warga Maros Dibekuk Timsus Polda Sulsel

VIDEO: Serunya Perayaan Ulang Tahun Claro Hotel ke-13

Wakapolres Majene, Kompol Jamaluddin memberikan selamat pada personelnya yang mendapat kenaikan pangkat. Sebanyak 13 personelnya mendapatkan pangkat Bripka dari sebelumnya Brigpol. Lima diantaranya yang berpangkat Bripka menjadi Aipda. Serta satu lainnya dari Briptu menjadi Brigpol.

"Saya atas nama komando Polres Majene mengucapkan selamat kepada personil Polres Majene yang mendapat anugerah kenaikan pangkat, jadikan motivasi untuk meningkatkan semangat kerja," ujar Kompol Jamaluddin saat menjadi inspektur upacara.

Wakapolres mengatakan, kenaikan pangkat memiliki konsekuensi yang sangat besar. Sebab semakin berat pula tanggungjawab yang harus diemban.

"Karena tanda pangkat yang disandang merupakan simbol kualitas kemampuan yang menuntut adanya sikap mental dan tingkah laku seorang personil Polri," jelasnya.

Kenaikan pangkat tersebut juga merupakan wujud upaya pembinaan dan peningkatan sumber daya manusia di tubuh Polri. Serta meningkatkan kesejahteraan anggota beserta keluarganya.

Upacara kenaikan pangkat di Mapolres Majene, Senin (1/7/2019)
Upacara kenaikan pangkat di Mapolres Majene, Senin (1/7/2019) (Humas Polres Majene)

Pangkat juga keabsahan wewenang dan tanggung jawab dalam hierarki anggota Polri. Bukan hak semata, namun hak yang berimbang dengan kualitas dan kewajiban.

Ia mengingatkan, saat ini tuntutan dan harapan masyarakat kian lama kian berat. Khususnya terhadap pelaksanaan tugas Polri sebagai penegak hukum dalam mewujudkan masyarakat madani, demokratis dan bersupremasi hukum.

Masyarakat juga semakin kritis. Olehnya, pembangunan kultur Polisi yang bersih, mahir, disiplin, terpuji dan patuh hukum harus ditingkatkan. Termasuk peningkatan pemberian pelayanan, pengayoman dan perlindungan masyarakat. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 
Penulis: edyatma jawi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved