Hari Anti Narkotika Internasional, Begini Kata Kapolres Maros

Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard Andrians, mengatakan penyalahgunaan narkotika butuh perhatian segenap elemen masyarakat.

Hari Anti Narkotika Internasional, Begini Kata Kapolres Maros
TRIBUN TIMUR/AMIRUDDIN
Granat Maros memperingati Hari Anti Narkotika Internasional, Rabu (26/6/2019). 

TRIBUN-MAROS.COM, MAROS BARU - Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard Andrians, mengatakan penyalahgunaan narkotika butuh perhatian segenap elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Yohanes, saat menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, di Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Rabu (26/6/2019).

Acara tersebut, diinisiasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros.

Baca: KPU Maros Butuh Dana Rp 30 M untuk Selenggarakan Pilkada

Baca: Mahasiswi Cantik Asal Maros Ingin PSM Bobol Gawang Becamex 2-0

Baca: Sudah 500 Pendaftar, Begini Persiapan Jelajah Geopark Maros-Pangkep

Penyalahguna narkoba, kata Yohanes, butuh perhatian keluarga, atau orang-orang terdekatnya.

"Penyalahgunaan narkotika itu terjadi, salah satunya disebabkan kurangnya perhatian. Pelaku umumnya butuh perhatian dari keluarga, sahabat, hingga lingkungannya," kata Yohanes Richard Andrians.

Selain itu, kata Yohanes, penyalahgunaan narkotika juga biasanya terjadi, karena faktor ekonomi.

Penyalahguna biasanya tergiur, dengan iming-iming uang yang dihasilkan bisnis haram tersebut.

"Narkoba ini sudah menjadi bahaya laten, butuh peran kita bersama menangkal peredaran narkoba, khususnya di Maros," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Farid Judho, yang turut hadir, mengapresiasi peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tersebut.

Apalagi, juga dirangkaikan dengan pencanangan Desa Majannang, sebagai kampung anti narkoba pertama di Maros.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved