Materi Penyelidikan Hak Angket, DPRD Sulsel Bongkar Kembali Pembatalan 193 Pejabat

Inisiator Hak Angket, Kadir Halid membacakan kontroversi surat keputusan (SK) wakil gubernur Sulsel tentang pelantikan 193 pejabat lingkup pemerintah

Materi Penyelidikan Hak Angket, DPRD Sulsel Bongkar Kembali Pembatalan 193 Pejabat
hasim arfah/tribun-timur.com
Anggota Fraksi Golkar kompak semua dalam Rapat Paripurna pengusulan hak angket di Sekretariat DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (24/6/2019). 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan mengungkapkan materi penyelidikan hak angket DPRD Sulsel, kontroversi pembatalan mutasi 193 pejabat eselon III dan IV pada rapat paripurna pengusulan hak angket di Sekretariat DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (24/6/2019). 

Inisiator Hak Angket, Kadir Halid membacakan kontroversi surat keputusan (SK) wakil gubernur Sulsel tentang pelantikan 193 pejabat lingkup pemerintah provinsi Sulawesi Selatan. 

Adanya pelantikan 193 pejabat itu berbuntut panjang dengan diperiksanya wakil gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman oleh komisi aparatur sipil negara (KASN), Dirjen Otonomi Daerah, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi dengan keputusan pembatalan. 

Pandangan DPRD Sulsel, adanya pembatalan SK tersebut tidak menyelesaikan masalah berkenaan dengan dualisme kepemimpinan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. 

 Senang dengan Pariwisata Sulsel, Duta Besar India Tawarkan Kerjasama

PAD Luwu Utara Dari Pengelolaan Wisata Hanya Rp 50 Juta


Selain itu, juga mengungkapkan hal substansial adalah apakah para pejabat telah memenuhi syarat kompetensi, kualifikasi, syarat jabatan, penilaian atas prestasi kerja, kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, tanpa membedakan gender, suku, agama, ras dan golongan oleh tim penilai kinerja. 

Beberapa undang-undang yang tak diindahkan wakil gubernur yakni:
a) Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 66 ayat 2 disebutkan; 
"Selain melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan kewajiban pemerintah lainnya yang diberikan kepala daerah yang ditetapkan dengan keputusan kepala daerah" 

Alasan penyelidikan: Berdasarkan ketentuan tersebut, maka DPRD Sulsel mempertanyakan apakah dasar penerbitan keputusan dan pelaksanaan pelantikan yang dilakukan wakil gubernur telah diberikan oleh gubernur melalui surat keputusan gubernur? 

b) Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara pasal 53 disebutkan: 
"Presiden selaku pemegang kekuasaan tertinggi pembinaan ASN dapat mendelegasikan kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian pejabat selain pejabat pimpinan Pratama utama dan madya, dan pejabat fungsional keahlian utama kepada huruf d. Gubernur di provinsi" 

Sekrov Sulbar di Dorong Maju di Pilkada Majene

VIDEO: Hak Angket DPRD Sulsel Bekerja Paling Lama 60 Hari



Alasan penyelidikan: berdasarkan ketentuan tersebut, kami mempertanyakan apakah dasar penerbitan keputusan dan pelaksanaan pelantikan yang dilakukan oleh wakil gubernur, yang tidak dalam kapasitas pejabat pembina kepegawaian di provinsi.

c) undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN pasal 54 ayat 1,2, 3, dan 4. 

Alasan penyelidikan: berdasarkan ketentuan tersebut, kami mempertanyakan peran dan fungsi sekretaris daerah provinsi sebagai pejabat berwenang untuk mengusulkan promosi dan mutasi jabatan. 

d) Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang managemen pegawai negeri sipil dalam pasal 56 ayat 1,2,3,4,5, dan 6. 

Alasan Penyelidikan: berdasarkan aturan di atas, kami mempertanyakan mekanisme melalui hal pengangkatan 193 tersebut, utamanya terkait dengan pertimbangan tim penilai kinerja PNS pada instansi pemerintah dalam pengangkatan tersebut. 

Fakta menyembutkan terdapat guru SMA diangkat menjadi kepala cabang dinas dari fungsional ke struktural. (*)
 

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Subscribe YouTube Tribun Timur

Juga Follow IG resmi Tribun Timur

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved