Nurdin Abdullah Ajak Warga Sulsel Nonton Film Anak Muda Palsu
Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah apresiasi film lokal karya anak Makassar yakni Film Anak Muda Palsu.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah apresiasi film lokal karya anak Makassar yakni Film Anak Muda Palsu.
Hal itu disampaikannya saat kru Film Anak Muda Palsu bertandang ke Rujab Gubernur, Jl Sungai Tangka No.31, Kota Makassar, Kamis (20/6/2019).
Mereka yang berkunjung di antaranya Asisten Sutadara 2 Tri Wahyuni Djaya, Associate Producer Ashari Ramadhan, Produser Andi Ashari Arraniri, dan empat pemeran utama Tumming, Abu, Reo Ramadhan dan Hisyam.
Mereka yang berkunjung di antaranya Asisten Sutadara 2 Tri Wahyuni Djaya, Associate Producer Ashari Ramadhan, Produser Andi Ashari Arraniri, dan empat pemeran utama Tumming, Abu, Reo Ramadhan dan Hisyam.
Jubir Wapres Dukung Paket Ilham Najamuddin-Zaenal Dalle di Pilkada Maros
Nurdin mengatakan film Anak Muda Palsu merupakan kebanggaan tersendiri untuk masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Ini suatu kebanggan, karena film ini merupakan produksi anak Sulsel dan ditayangkan di bioskop-bioskop diluar kota daeng," katanya.
Ia juga memberi dukungan terhadap film lokal karya anak Sulsel, dengan mengajak masyarakat Sulsel menonton film Anak Muda Palsu.
"Ayo kita dukung film Anak Muda Palsu dengan sama-sama menyaksikannya saat diputar serentak di bioskop XXI di Indonesia pada tanggal 4 Juli 2019 mendatang," pungkasnya.
Film ini menceritakan empat orang mahasiswa semester akhir di Universitas Hasanuddin galau memikirkan kuliah mereka yang tak kunjung selesai.
Mereka adalah Tumming, Abu, Illank (Reo Ramadhan) dan Darwis (Hisyam Hamsir).
Meski berbeda-beda Fakultas tapi tinggal di tempat kos yang sama.
Daftar 15 Link Info Hoax: Grup WA Dipantau Polisi, Menantu RI-1, Hingga Jenderal Tito Pembunuh KPPS
Daftar 15 Link Info Hoax: Grup WA Dipantau Polisi, Menantu RI-1, Hingga Jenderal Tito Pembunuh KPPS
Bersahabat sejak mahasiswa baru dan berjanji untuk wisuda bersama-sama.
Bukan perkara mudah untuk bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu.
"Susah masuknya, lebih susah lagi keluarnya," begitu ungkapan mereka.
Belum lagi persoalan di tempat kos.
Tumming dan kawan-kawan harus menghadapi ibu kos (Luna Vidya) yang super galak.
Dan desakan dari orang tua agar segera sarjana.
Dari sinilah perjuangan mereka dimulai.
Mereka berjanji harus bisa menyelesaikan kuliah bersama-sama.
Mereka juga harus tetap survive hidup sebagai anak kos.
Kelucuan demi kelucuan muncul dalam setiap adegan yang dikemas dengan sangat menarik.
Jenis Film: Komedi
Produser: Amril Nuryan, Andi Ashari Arraniri
Sutradara: Ihdar Nur
Penulis: Matamatahari, Tumming Dan Abu
Produksi: Finisia Production, 786 Production
Pemain
Tumming sebagai Tumming
Abu sebagai Abu
Reo Ramadhan sebagai Illank
Hisyam Hamsir sebagai Darwis
Mamak Ramlah
Luna Vidya sebagai Ibu Kos
Inten Navadia. (*)
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Subscribe YouTube Tribun Timur
Jangan Lupa Follow IG @tribuntimurdotcom
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/finisi.jpg)