Ditangani Manajemen Baru, Hotel Wisata II Makassar Siap 'Hidup' Lagi
Hotel Wisata II Makassar (Wisata II UIT) siap bangkit setelah sempat "mati suri" selama beberapa tahun belakangan.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hotel Wisata II Makassar (Wisata II UIT) siap bangkit setelah sempat "mati suri" selama beberapa tahun belakangan.
Di bawah kendali manejemen baru, hotel yang berdiri di Jl Haji Bau ini, tengah berbenah di segala lini untuk mengembalikan Hotel Wisata II lebih dikenal seperti dulu lagi.
General Manager Hotel Wisata II, Hamka Arifin mengatakan, adanya permasalah internal yang dialami manajemen sebelumnya, membuat hotel ini jadi kurang terawat hingga terbengkalai.
Di bawah kendali manejemen baru, hotel yang berdiri di Jl Haji Bau ini, tengah berbenah di segala lini untuk mengembalikan Hotel Wisata II lebih dikenal seperti dulu lagi.
General Manager Hotel Wisata II, Hamka Arifin mengatakan, adanya permasalah internal yang dialami manajemen sebelumnya, membuat hotel ini jadi kurang terawat hingga terbengkalai.
TRIBUNWIKI: Ini Profil Iqbaal Ramadhan, Ingin Jadi Pemilik Stasiun Televisi Setelah Pensiun Aktris
Pj Wali Kota Makassar Dukung TMMD ke-105 Tahun 2019
"Dulu kesannya hotel ini seperti sarang hantu kalau kata orang, gelap dan kurang terawat. Itu akibat adanya masalah internal dari menejemen dan pemilik, akibatnya jadi kurang terawat," ungkap Hamka kepada Tribun Timur, Kamis (20/6/2019).
Ia menjelaskan, saat dirinya mengambil alih manajemen di akhir 2018 lalu, jumlah kamar yang menurutnya layak pakai hanya ada empat unit. Sementara fasilitas lain seperti ballroom, restaurant, dan lin sebagainya juga kurang layak.
"Waktu handover dari UIT dulu, cuma empat kamar yang layak, tapi Alhamdulillah sekarang sedikit demi sedikit sudah dibenahi dan dapat digunakan dengan maksimal," terangnya.
Menurut Hamka, kendala pemasaran yang tak baik sewaktu manajemen lama, membuat hotel yang lokasinya tak jauh dari Anjungan Pantai Losari ini mati.
Hotel yang telah beberapa kali berganti nama kehilangan ciri khas, dan sepi pengunjung.
Kini, di bawah kendali Hamka bersama rekannya, dan puluhan karyawan, Hotel UIT mulai memperbaiki diri.
Kini, di bawah kendali Hamka bersama rekannya, dan puluhan karyawan, Hotel UIT mulai memperbaiki diri.
Manajemen mulai gencar melakukan promosi-promosi ke masyarakat.
"Kami memanfaatkan mitra kami yang ada di sekitar, misalnya kemarin para ketua RT yang datang ke sini melihat kondisi hotel sekarang, mereka melalu menyampaikan ke sekitar, dari mulut ke mulut. Alhamdulillah kta mulai ada titik terang," imbuhnya.
Lanjut Hamka, mengembalikan kesan Hotel Wisata II bukanlah hal mudah.
"Kami memanfaatkan mitra kami yang ada di sekitar, misalnya kemarin para ketua RT yang datang ke sini melihat kondisi hotel sekarang, mereka melalu menyampaikan ke sekitar, dari mulut ke mulut. Alhamdulillah kta mulai ada titik terang," imbuhnya.
Lanjut Hamka, mengembalikan kesan Hotel Wisata II bukanlah hal mudah.
Ia mengajak karyawan-karyawannya untuk bekerja full tim dan full time.
"Ini PR berat bagi saya, saya jawab itu dengan bekerja full tim dan full time. Kita promosi, supaya apa yang dirasa orang dulu bisa dirasakan kembali di sini," kata pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini.
"Ini PR berat bagi saya, saya jawab itu dengan bekerja full tim dan full time. Kita promosi, supaya apa yang dirasa orang dulu bisa dirasakan kembali di sini," kata pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini.
FOTO: Charles and Keith MaRI Hadirkan Aneka Koleksi Terbaru
FOTO: Millenial Road Safety Festival 2019 akan Digelar 23 Juni 2019
Ia juga mulai gencar promosi melalui online, bekerja sama dengan travel online, serta mengajak semua bisa masyarakat ikut promosikan hotel.
Lanjut Ia mengatakan, banyak pengorbanan yang harus dilakukan, untuk menghidupkan kembali hotel dengan konsep akuistik, tak membuang konsep lama, dan menerapakan konsep baru.
"Kami ingin kesan baru, Hitel Wisata UIT tak lagi seperti dulu, manajemen, sistem pelayanan cepat. Samping kami hotel besar, kami jadikan sahabat, bukan kompetitor, dan berbagai hal lainnya," kata dia.
Kini beberapa bulan terakhir, kata Hamka, hotelnya telah menerima ratusan tamu mulai dari perusahaan hingga organisasi pemerintahan.
Okupansi hotel pun sudah naik 30-40 persen dari awal mereka mengambil alih.
"Hotel Wisata II Makassar, sekarang Alhamdulillah berkat kerja tim sudah hidup lagi. Saya sangat bersyukur, karena dulu ini bukan mati suri, ini mati betul, kita hidupkan lagi dengan nama baru.
Ia juga berharap, persoalan antara manajemen sebelumnya dapat diselesaikan.
"Hotel Wisata II Makassar, sekarang Alhamdulillah berkat kerja tim sudah hidup lagi. Saya sangat bersyukur, karena dulu ini bukan mati suri, ini mati betul, kita hidupkan lagi dengan nama baru.
Ia juga berharap, persoalan antara manajemen sebelumnya dapat diselesaikan.
"Kami ada di situ secara tak langsung ingin menengahi dan membantu menyelesaikan persoalan, dan semoga kami bisa memperbaiki semuanya," pungkasnya. (tribun-timur.com)
Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam
Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Subscribe YouTube Tribun Timur
Jangan Lupa Follow IG @tribuntimurdotcom
Berita Terkait