Pengusaha Hati-hati, Apindo Makassar Tunggu Kebijakan Suku Bunga Acuan BI

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan I, tumbuh melambat.

Pengusaha Hati-hati, Apindo Makassar Tunggu Kebijakan Suku Bunga Acuan BI
Muhammad Fadly Ali
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pemberdayaan Daerah Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo, Dedy Wijaya mengukuhkan Anggota Dewan Pakar DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel di Claro Hotel Jl AP Pettarani Makassar, Sabtu (11/5/2019) dan dirangkaikan buka puasa bersama. 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan I, tumbuh melambat.
 
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel menunjukkan pertumbuhan perekonomian Sulsel hanya tumbuh 6,56 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
 
Angka itu melambat dibandingkan capaian triwulan I 2018 sebesar 7,35 persen.
 
Padahal Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulsel memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 7,1 persen hingga 7,5 persen.
 
Bagaimana dengan triwulan II?
 
Ketua Dewan Pengurus Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Makassar, Muammar Muhayang mengatakan, awal triwulan II pertumbuhan ekonomi melambat salah satunya karena faktor pemilu.
 
"Kita berharap sengketa pilpres dan pileg bisa selesai sehingga pelaku bisnis, bisa langsung bergairah untuk menggenjot produksi baik untuk domestik maupun untuk ekspor," ujarnya.
 
Namun setelah pilpres meningkat, karena faktor Ramadan dan Lebaran.
 
"Namun pengusaha masih menunggu kebijakan BI untuk menurunkan suku bunga dan pencairan proyek pemerintah, agar pasar domestik masih bisa tetap tumbuh di semester 2 nantinya," kata Muammar.
 
Selain itu, pemerintah 5 tahun ke depan harus fokus membangun iklim dunia usaha dan meminimalisir hambatan regulasi dunia usaha.
 
"Sektor industri harus di dorong agar kita bisa memproduksi produk produk kita sendiri, karena pasar domestik kita cukup besar," ujarnya.
 
"Di samping itu SDM tenaga kerja harus ditingkatkan keterampilan dan produktifitasnya dengan memperbanyak pelatihan sertifikasi dan pendidikan vokasi," jelasnya menambahkan.
 
Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulsel, Bambang Kusmiarso mengatakan, pada triwulan II ini pihaknya optimis bisa membaik.
 
Diprediksi berada pada kisaran 7,0 persen. 
 
"Terutama didorong oleh sektor konsumsi rumah tangga yang terakselerasi dari aktivitas masyarakat saat Hari Besar Keagamaan dan Nasional,“ kata Bambang belum lama ini.
 
Selain dari konsumsi masyarakat, pertumbuhan ekonomi juga akan didorong peningkatan kegiatan usaha.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

 
 
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved