Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ingin Mendaki Gunung Semeru? Baca Dulu 6 Aturan Baru, Harga Tiket, dan Fakta-fakta Menariknya

Kompas Travel mencoba mengulas tentang aturan, harga tiket hingga sejumlah fakta tentang Gunung Semeru yang mungkin perlu kamu tahu sebelum mendaki ke

Editor: Anita Kusuma Wardana
DOK.IMESUMMIT
Ingin Mendaki Gunung Semeru? Baca Dulu 6 Aturan Baru, Harga Tiket, dan Fakta-fakta Menariknya 

TRIBUN-TIMUR.COM- Salah satu gunung yang menjadi favorit para pendaki di Indonesia, adalah Gunung Semeru di Jawa Timur.

Apalagi gunung ini semakin booming setelah film karya Rizal Mantovani, 5 cm yang dibintangi Fedi Nuril dan Raline Shah dengan mengeksplor keindahan Gunung Semeru.

Puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Mahameru.

Puncak Mahameru pun disebut-sebut sebagai puncak abadi para dewa dan masih dianggap sebagai tempat suci bagi Suku Tengger yang tinggal di kaki gunung Gunung Semeru.

Tak heran Gunung Semeru selalu ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Baca: Tim Polpala Enrekang Taklukkan Gunung Semeru, Target Berikutnya Jaya Wijaya

Baca: Mulai 1 Oktober, Pendaki yang Ingin ke Gunung Semeru Wajib Daftar Online

Baca: Jalan Panjang Menggapai Puncak Para Dewa

Berikut, Kompas Travel mencoba mengulas tentang aturan, harga tiket hingga sejumlah fakta tentang Gunung Semeru yang mungkin perlu kamu tahu sebelum mendaki ke sana:

Aturan

Gunung Semeru memiliki sejumlah aturan yang harus diperhatikan dan ditaati para traveler, di antaranya:

1. Melakukan Booking Online

Booking Online Gunung Semeru adalah hal yang wajib. Untuk Melakukan booking online, para pendaki bisa mengakses situs https://bookingsemeru.bromotenggersemeru.org.

Tak perlu bingung bagaimana cara melakukan booking online, lantaran di dalam situs tersebut sudah dilengkapi petunjuk secara lengkap yang tertera pada menu tutorial booking lengkap dengan screen shoot contoh tahapannya.

Penampakan awan di atas langit Gunung Semeru.
Penampakan awan di atas langit Gunung Semeru. (Handover)

2. Adanya Batasan Jumlah Pendaki dan Waktu Mendaki

Jumlah pendaki pendakian di TNBTS ditetapkan dengan sistem kuota yaitu sebanyak 600 orang/hari melalui pintu masuk Ranu Pani.

Setiap traveler yang akan melakukan pendakian harus memiliki jumlah minimal anggota kelompok 3 orang.

Jika kurang dari 3 maka harus bersedia bergabung dengan kelompok lain dengan dilengkapi Surat Pernyataan berisikan kesediaan kelompok lain tersebut untuk bergabung dengan calon pendaki selama melakukan kegiatan pendakian.

Sedangkan untuk batas lama pendakian yang diizinkan maksimal adalah 4 (empat) hari dan 3 (tiga) malam

3. Adanya Batasan Usia Pendaki

Untuk ke Semeru Batasan usia pendaki adalah minimal 10 tahun.

Pendaki yang berusia kurang dari 17 tahun, di samping identitas diri bersangkutan harus menyertakan Surat Izin Orang Tua/Wali yang ditandatangani di atas materai senilai Rp 6000, dilengkapi fotocopy KTP dari orang tua/wali, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran;

Pintu gerbang pendakian Gunung Semeru di Desa Ranupani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
Pintu gerbang pendakian Gunung Semeru di Desa Ranupani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (DOK.IMESUMMIT)

4. Surat Keterangan Sehat Hanya Berlaku 1 hari sebelum Pendakian

Calon pendaki harus membawa surat keterangan sehat dari dokter terkini, dengan batasan waktu pemeriksaan satu hari sebelum mendaki.

Traveler bisa memperolehnya di rumah sakit ataupun klinik besar di Lumajang yang diakui oleh TNBTS, dengan menanyakan pada klinik tersebut.

5. Wajib Membawa Beberapa Berkas

Berkas yang wajib dibawa saat akan mendaki adalah: 

  • Surat keterangan sehat
  • bukti transfer
  • bukti cetak pendaftaran
  • surat pernyataan
  • daftar perlengkapan dan perbekalan s
  • fotokopi identitas resmi (KTP/Kartu Pelajar/KTM/SIM/Pasport) yang masih berlaku.

6. Dilarang Membawa Benda-benda Terlarang

  • Benda-benda terlarang yang tidak boleh dibawa ke Semeru adalah:
  • Drone (kecuali untuk kegiatan Penelitian, Riset, SAR dengan surat izin khusus dari Kantor Balai Besar TNBTS)
  • Tissue Basah
  • Bahan detergen dan bahan yang bisa mencemari lingkungan sekitar
  • Obat-obatan terlarang serta minuman keras
  • Bahan peledak, dan alat yang lazim untuk berburu
  • Cat Semprot, alat pewarna, dan spidol

Tiket

Untuk tiket masuk ke Semeru dibedakan antara turis lokal dengan turis mancanegara.

Tarif masuk untuk pendaki lokal: Hari Kerja Rp 19.000 per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp 10.000 melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp 5.000 dan asuransi Rp 2.500).

Hari libur Rp 24.000 per orang, per hari (terdiri dari karcis masuk Rp 15.000 melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp 5.000 dan asuransi Rp 2.500).

Tarif Karcis Masuk Pendaki Mancanegara: Hari Kerja Rp 210.000 per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp 200.000 melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp 5.000 dan asuransi Rp 5.000).

Hari Libur Rp 310.000 per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp 300.000 melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp 5.000 dan asuransi Rp 5.000).

Bunga Verbena Brasiliensis Vell di Oro-oro Ombo, Gunung Semeru.
Bunga Verbena Brasiliensis Vell di Oro-oro Ombo, Gunung Semeru. (DOK.IMESUMMIT)

Fakta

  • Terdapat sejumlah fakta tentang Gunung Semeru di antaranya:
  • Tanah tertinggi di Pulau Jawa, dengan ketinggian 3.676 mdpl
  • Tempat Soe Hok Gie wafat akibat menghirup gas beracun, sehari jelang hari ulang tahunnya yang ke-27
  • Punya tiga danau: Ranu Kumbolo, Ranu Pani dan Ranu Regulo
  • Terdapat bunga parasite yang mirip lavender yakni Verbena brasiliensis vell
  • Gunung yang memiliki banyak pedagang kaki lima
  • Terdapat banyak tempat sakral di semeru
  • Termasuk Seven Summits Indonesia

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.comdi Whatsapp 

Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:

Follow juga akun Instagram tribun-timur.com:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aturan, Harga Tiket dan Sejumlah Fakta, Simak sebelum Mendaki Semeru!", https://travel.kompas.com/read/2019/06/17/065500227/aturan-harga-tiket-dan-sejumlah-fakta-simak-sebelum-mendaki-semeru?page=all
Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : I Made Asdhiana

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved