Kempo Sulsel Terkendala Dana, tak Kirim Atlet ke Kejurnas di Bogor

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel tidak memiliki anggaran untuk membiayai atlet pada ajang tersebut.

Kempo Sulsel Terkendala Dana, tak Kirim Atlet ke Kejurnas di Bogor
HANDOVER
Sekum Perkemi Sulsel Bonay Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Sulsel tidak mengirim atlet kempo atau kenshi pada event bergengsi
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Kapolri 2019.

Sekretaris Umum Perkemi Sulsel, Bonay Syam, menjelaskan, Sulsel tidak mengirim atlet karena terkendala anggaran.

Baca: Penyebab Vera Oktaria Minta Dinikahi dan Alasan Prada Deri Pramana Menolak hingga Terjadi Pembunuhan

Baca: Sidang MK - Daftar 5 Tuduhan Kecurangan Jokowi Bikin Dia Bisa Didiskualifikasi dan Prabowo Menang

Baca: Spesifikasi, Harga Oppo Reno yang Diluncurkan di Indonesia 17 Juni 2019, Kameranya Pop-Up

Menurutnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel tidak memiliki anggaran untuk membiayai atlet pada ajang tersebut.

"Kita tidak ikut, tidak ada uang. Dispora (Sulsel) tak punya dana untuk try out. Dananya ada, tapi untuk Pra PON saja. Itu pun terbatas," papar Bonai Syam, Jumat (14/6/2019).

Mulai tahun 2019 ini, anggaran cabang olahraga (cabor) yang berasal dari dana hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel memang langsung diberikan kepada Dispora Sulsel.

Sedangkan tahun-tahun sebelumnya, diserahkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel kemudian disalurkan kepada pengurus cabang olahraga.

Turnamen Kapolri 2019 rencananya berlangsung di Kota Bogor, 4-7 Juli mendatang.

Agenda ini, sejatinya sebagai ajang pemanasan bagi atlet kempo jelang tampil di Pra PON 2019 ini. Rencananya, Pra PON Kempo bakal terlaksana pada 4-17 November 2019 mendatang.

Selain persoalan dana, faktor nomor dan kelas yang dipertandingkan juga menjadi alasan Perkemi Sulsel tidak mengirim wakil.

Bonay menyebutkan, pengurus Perkemi Sulsel lebih memprioritaskan kejurnas yang mempertandingkan kelas perorangan.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Insan Ikhlas Djalil
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved