TRIBUNWIKI
TRIBUNWIKI: Pebulutangkis Malaysia Lee Chong Wei Pensiun, Berikut Profilnya
Pebulutangkis Lee Chong Wei memutuskan untuk pensiun dari dunia badminton setelah didiagnosa mengidap kanker hidung.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Suryana Anas
Menteri Olah Raga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, menyebut Lee sebagai "seorang pahlawan bagi semua rakyat Malaysia".
Dia menyebut Lee akan menjabat sebagai kepala kontingen Malaysia dalam Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.
Lee Chong Wei
Dikutip dari wikipedia.org Datuk Lee Chong Wei adalah pensiunan pemain bulutangkis profesional Malaysia.
Sebagai pemain lajang, Lee menduduki peringkat pertama di seluruh dunia selama 199 minggu berturut-turut dari 21 Agustus 2008 hingga 14 Juni 2012.
Dia adalah pemain Malaysia keempat setelah Rashid Sidek, Roslin Hashim, dan Wong Choong Hann yang mencapai peringkat seperti itu (karena peringkat resmi pertama kali disimpan pada 1980-an), dan merupakan satu-satunya gelandang Malaysia yang memegang peringkat nomor satu selama lebih dari setahun.
Lee adalah peraih tiga medali perak di Olimpiade, dan Malaysia keenam yang memenangkan medali Olimpiade.
Dia memenangkan medali perak pertamanya pada 2008, juga pertama kalinya seorang Malaysia mencapai final di tunggal putra. Prestasi ini membuatnya mendapatkan gelar Datuk, dan menyebabkan Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak menggambarkannya sebagai pahlawan nasional.
Dia mengulangi prestasi itu dua kali lebih banyak pada 2012 dan 2016, sehingga membuatnya menjadi Olimpiade Malaysia paling sukses dalam sejarah.
Pada 13 Juni 2019, Lee mengumumkan pengunduran dirinya setelah berjuang untuk kembali ke kebugaran penuh setelah diagnosis kanker hidung.
Kehidupan pribadi
Lee lahir di Bagan Serai, Perak, 21 Oktober 1982 dari keluarga Cina Malaysia, dari Lee Ah Chai dan Khor Kim Choi.
Pada tahun-tahun awalnya, ia menyukai bola basket, namun ibunya segera melarangnya bermain karena panasnya lapangan basket di luar ruangan.
Lee mulai belajar bulutangkis pada usia 11, ketika ayahnya, yang suka memainkan permainan, membawanya ke aula bulutangkis.
Menarik perhatian pelatih lokal Teh Peng Huat, yang bertanya kepada ayah Lee apakah dia bisa menjadikannya sebagai siswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lee-chong-wei-pensiun-1.jpg)