Kredit Ekspor Belum Maksimal, BNI Tunggu Pengembangan Komoditas

Pemimpin BNI Wilayah Makassar Faizal A Setiawan mengatakan, kredit ekspor telah berjalan mantap di Surabaya dan Jakarta.

Kredit Ekspor Belum Maksimal, BNI Tunggu Pengembangan Komoditas
abdiwan/tribuntimur.com
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Wilayah Makassar memeringati Hari Jadi Bank Negara Indonesia yang ke 72 tahun dengan menyelenggarakan Family Gathering di pelataran parkir BNI Makassar, Minggu (8/7).Kegiatan ini dihadiri Pemimpin BNI Wilayah Makassar, segenap unsur pimpinan, pegawai dan pensiunan BNI Kantor Wilayah, Cabang, Sentra Kredit dan Unit serta Anak Perusahaan se Kota Makassar. Turut hadir nasabah setia dan mitra bisnis BNI. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) Makassar yang menanungi Sulawesi Selatan, Salawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku, di semester I 2019 ini sudah mengalirkan kredit ekspor.

Pemimpin BNI Wilayah Makassar Faizal A Setiawan mengatakan, kredit ekspor telah berjalan mantap di Surabaya dan Jakarta.

"Laju kredit ekpor di sana cukup kencang. Nah di Sulsel perseroan fokus ekspor hasil laut seperti udang dan ikan tuna," kata Faizal ditemui belum lama ini.

"Apalagi di sini ada direct call, hanya belum ada komoditas yang berjalan optimal. Yang efektif sementara ikan tuna dan udang vaname yang diekspor ke Jepang dan Amerika," jelas Faizal menambahkan.

Kenali 7 Gejalah Kanker Usus, Penyebab Mantan KSDA George Toisutta & Istri Ustaz Maulana Meninggal

Wanita Enrekang Dilamar Pria Soppeng, Panaiknya Uang Rp 500 Juta, Berlian dan Rumah

Sepanjang tahun ini, untuk kredit ekspor, sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) Perseroan disiapkan porsi hingga 60 persen dari rencana tambahan kredit tahun ini.

"Kami sediakan sekitar Rp 200 miliar ke atas untuk kredit ekspor. Hanya saja,
kami lagi nunggu pengembangan komoditas," ujarnya.

Lebih lanjut Faizal mengemukakan, tidak ada produk khusus untuk kredit ekspor. Kredit besar seperti ini skimnya tergantung pola industrinya.

"Untuk ekspor beda dengan kredit konstruksi. Kita sesuaikan dengan pola dan kebutuhan perusahaan. Kalau perusahaan besar beda industri beda skim," katanya.

Gadis Asal Enrekang Dilamar dengan Uang Panai Rp 500 Juta, Siapa Calon Suaminya?

Realisasi Kredit Belum Tercapai

Pemimpin BNI Wilayah Makassar Faizal A Setiawan mengatakan, realisasi target kredit secara umum belum tercapai.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved