Kepala Balai TN Taka Bonerate Selayar Minta Warga Tak Gunakan Bom dan Bius Ikan

Pihaknya akan tegas menolak pengunaan bom dan bius dalam penangkapan ikan di wilayah hukum Selayar.

Kepala Balai TN Taka Bonerate Selayar Minta Warga Tak Gunakan Bom dan Bius Ikan
munjiyah/tribunpangkep.com
ILUSTRASI: Satpolairud Polres Pangkep menemukan bom ikan siap pakai di Dusun Mala Ujung, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Sulsel, Senin (25/12/2017). 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Nurdin (46) dan Agus alias Lin (16), nelayan Pulau Pasitallu Tengah, Desa Tambuna, Selayar, tewas akibat ledakan bom ikan di Perairan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/6/2019).

Adanya peristiwa tersebut, membuat pihak Balai TN Taka Bonerate Selayar akan mendeklarasikan larangan penggunaan kompresor.

"Rencana ada kegiatan mendeklarasikan larangan penggunaan kompresor sebagai alat bantu mendapatkan ikan," kata Kepala Balai Balai TN Taka Bonerate Selayar, Faat Rudhianto kepada Tribunselayar.com, Rabu (12/6/2019) siang.

Pihaknya akan tegas menolak pengunaan bom dan bius dalam penangkapan ikan di wilayah hukum Selayar.

Faat  mengimbau kepada masyarakat Selayar khususnya di  wilayah Takabonerate, untuk berhenti melakukan kegiatan ilegal fishing.

"Apalagi masyarakat Takabonerate, sudah anggap sebagai saudara dan kerabat. Jadi saya minta untuk mendapatkan ikan gunakanlah cara ramah lingkungan," tuturnya

Sekedar diketahu deklarasi nanti  akan pimpin langsung Bupati Selayar H Muh  Basli Ali dan  ada penandatanganan diantaranya dari Dandim 1415  Selayar Letkol Arm Yuwono, dan Kapolres  Selayar,  AKBP Taovik Ibnu Subarkah. 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah, IG: @ Nur_Wahidah_Saleh

Penulis: Nurwahidah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved