Dua Nelayan Tewas Akibat Bom Ikan, Ini Kata Kepala Balai TN Taka Bonerate Selayar
Kepala Balai Balai TN Taka Bonerate Selayar Faat Rudhianto, mengaku kaget adanya warga yang tewas akibat ledakan bom ikan.
Penulis: Nurwahidah | Editor: Sudirman
TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Dua nelayan Pulau Pasitallu Tengah, Desa Tambuna Selayar, tewas akibat ledakan bom ikan di Perairan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/6/2019).
Dua nelayan yang tewas akibat bom ikan ialah, Nurdin (46) dan Agus alias Lin (16).
Hasil USBN SD 2019 Diumumkan Hari Ini, Cek Nilai Online di puspendik.kemdikbud.go.id/hasil-un
Syarkawi Rauf: Pengaturan Promo Hindari Predatory Pricing Sudah Tepat
Kepala Balai Balai TN Taka Bonerate Selayar Faat Rudhianto, mengaku kaget adanya warga yang tewas akibat ledakan bom ikan.
"Saya kecewa karena kegiatan penangkapan ikan destruktif atau destructive fishing itu masih terjadi, apalagi menimbulkan korban jiwa," ujar Faat Rudhianto, Rabu (12/6/2019).
Padahal selama ini, sudah sering dilakukan sosialisasi, kegiatan pembinaan, serta ada tindakan pengamanan kepada masyarakat.
Namun ada beberapa oknum belum sadar.
Begitupula petugas balai yang ada di Kawasan Takabonerate, belum memberikan informasi soal hasil destructive fishing, yang dilakukan kedua nelayan tersebut.
"Apalagi masyarakat ini cenderung menutup mulut. Mereka kompak tidak mau memberikan informasi kepada siapapun soal kejadian ini, "
tuturnya.
Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah, IG: @ Nur_Wahidah_Saleh
Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-tewas-24112018.jpg)