Hadapi Gugatan Pilpres di MK, KPU Sulbar Bawa 300 Kg Berkas ke KPU RI

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Sulbar Koordinator Divisi Hukum, Farhanuddin, via telepon celular kepada Tribun-Timur.com, sore tadi.

Hadapi Gugatan Pilpres di MK, KPU Sulbar Bawa 300 Kg Berkas ke KPU RI
Komisioner KPU Sulbar Farhanuddin
KPU Sulbar menyiapkan alat bukti dalam rangka menghadapi gugatan PHPU Pilpres 2019 di MK 

TRIBUN-TRIBUN.COM, MAMUJU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat, bertolak ke Jakarta membawa 300 kilogram berkas untuk menghadapi gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (10/6/2019).

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Sulbar Koordinator Divisi Hukum, Farhanuddin, via telepon celular kepada Tribun-Timur.com, sore tadi, saat dalam perjalanan ke Jakarta.

Banjir di Konawe Utara Sulawesi Tenggara, Video Detik-detik Rumah Hanyut Terseret Banjir, Ngeri!

Bumbu Dapur, Buah, Sayur dan Daging Kerek Inflasi Mei Sulsel di Angka 0,78 persen

"Hari ini KPU Sulbar bersama KPU kabupaten membawa bukti ke Jakarta untuk menghadapi gugatan perselisihan hasil pemilu atau Pilpres 2019 di MK,"kata Farhan.

Dikatakan, berkas tersebut selanjutnya akan diserahkan ke tim Hukum KPU RI di Jakarta.

"Berkas itu antara lain hasil rekap tingkat kecamatan, kabupaten dan di provinsi,"ujarnya.

Selain rekap perhitungan suara, alat bukti lain yang dibawa KPU Sulbar ke Jakarta antara lain kronologi tahapan pemilu di Sulbar. Seperti tahapan-tahapan kampanye yang selama ini dilakukan di wilayah Sulbar.

"Yang kami bawa ini berdasarkan permintaan dari KPU RI. Bahwa ini yang dibutuhkan untuk menghadapi PHPU Pilres di MK,"ujarnya.

KPU Sulbar menyiapkan alat bukti dalam rangka menghadapi gugatan PHPU Pilpres 2019 di MK
KPU Sulbar menyiapkan alat bukti dalam rangka menghadapi gugatan PHPU Pilpres 2019 di MK (Komisioner KPU Sulbar Farhanuddin)

Dikatakan, berkas tersebut berkisar 10 box dari semua KPU kabupaten di Sulawesi Barat.

"Saya berangkat bersama ketua KPU selaku wakil kordiv hukum dan beberapa komisioner KPU kabupaten karena kami meminta bantuan pendampingan,"kata dia.

"Jadi yang digugat itu KPU RI kami hanya menyiapkan alat bukti saja. Kalau kami tiba di Jakarta sebentar dengan selamat kami langsung serahkan ke KPU RI,"tuturnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan Berita Pilihan tribun-timur.com di Whatsapp Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved