Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Calon Lawan PSM Makassar di Semifinal Piala AFC Zona Asean Terpuruk di Liga Domestik

Kondisi ini sedikit menguntungkan PSM Makassar jelang laga Semifinal Zona Asean Piala AFC kontra Becamex Binh Duong.

Penulis: Alfian | Editor: Syamsul Bahri
Handrover
Skuad PSM Makassar saat menjajal Stadion Pakansari jelang menghadapi PS Tira Persikabo di pekan ketiga Liga 1 musim 2019, Selasa (28/5/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pekan keempat Liga 1 Indonesia 2019 resmi diundur.

Kondisi ini sedikit menguntungkan PSM Makassar jelang laga Semifinal Zona Asean Piala AFC kontra Becamex Binh Duong.

Baca: Punya Banyak Grup Whatsapp? Jangan Khawatir Ini Tips Agar Memori Ponsel Tak Cepat Penuh

Baca: Jadwal Lengkap Liga 1 2019 Pekan ke-4, Persib Bandung Jalani Laga Tunda, PSM Makassar Jamu Persipura

Baca: Demokrat Dapat Tawaran Menteri Koalisi Prabowo Terancam Bubar, Jubir 02: Silakan Kalau Nggak Sabar

Sebelumnya PSM diprediksi akan mengalami kelelahan fisik pada laga leg pertama di markas Becamex, Rabu (19/6/2019).

Ini dikarenakan pekan keempat Liga 1 Laskar Pinisi harus menjamu Persipura Jayapura, Sabtu (15/6/2019), di Stadion Mattoanging.

Namun karena adanya penundaan laga pekan keempat berdasarkan permintaan PSSI, maka PSM pun memiliki waktu dalam persiapan.

Terlebih saat ini Zulkifli Syukur libur lebaran dan akan kembali memulai latihan reguler, Minggu (9/6/2019) mendatang.

Tentunya ini cukup berdampak positif bagi PSM. Selain waktu persiapan yang panjang, faktor lain yang membuat PSM diprediksi bisa merepotkan Becamex, lantaran tim asal Vietnam itu tengah dalam performa kurang baik di Liga domestiknya.

Saat ini eks tim Wiljan Pluim itu bertengger di posisi kesembilan klasemen Liga Vietnam.

Dari 12 laga, Becamex hanya memenangkan empat pertandingan.

Selebihnya runner up Grup F Piala AFC 2019 itu menelan lima kekalahan dan tiga hasil imbang.

Padahal pada musim 2018 lalu, Becamex berstatus runner up Liga Vietnam.

Hal sebaliknya terjadi di kubu PSM. Meski jumlah pertandingan di Liga 1 baru menyelesaikan tiga laga, tetapi dalam tiga laga itu PSM belum pernah terkalahkan.

PSM Makassar mengalahkan Semen Padang  dengan skor tipis 1-0 pada partai penutup pekan pertama Liga 1 2019 di Stadion Mattoanging, Senin (20/5/2019) malam.
PSM Makassar mengalahkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0 pada partai penutup pekan pertama Liga 1 2019 di Stadion Mattoanging, Senin (20/5/2019) malam. (abdiwan/tribun-timur.com)

Anak asuhan Darije Kalezic memenangkan dua partai dan satu laga away berakhir imbang.

Hasil imi cukup mengantarkan PSM untuk sementara bertengger di posisi ketiga klasemen sementara.

"Tapi tim-tim Vietnam ini terkenal kuat, Becamex sudah buktikan bisa mengalahkan Persija. Meski begitu semoga PSM bisa memanfaatkan momen yang baik ini," ujar Presiden Red Gank, Sul Dg Kulle, Minggu (9/6/2019).

Pelatih Baru Persija Jakarta

Jangan coret dulu juara bertahan Liga 1 Persija Juara dari bursa juara musim ini. 

Setelah meraih hasil memalukan di tiga pertandingan awal Liga 1, Persija Jakarta berbenah.

Pergantian pelatih diharapkan mengangkat performa Persija Jakarta untuk bersaing di Liga 1.

Tiga pertandingan perdana, Persija Jakarta cuma meraih satu hasil seri dan dua kekalahan.

Baca: Punya Banyak Grup Whatsapp? Jangan Khawatir Ini Tips Agar Memori Ponsel Tak Cepat Penuh

Baca: Jadwal Lengkap Liga 1 2019 Pekan ke-4, Persib Bandung Jalani Laga Tunda, PSM Makassar Jamu Persipura

Baca: Demokrat Dapat Tawaran Menteri Koalisi Prabowo Terancam Bubar, Jubir 02: Silakan Kalau Nggak Sabar

Madura United dan Bali United memimpin klasemen degnan poin sempurna sembilan.

Dua kandidat juara, PSM Makassar dan Persib Bandung juga mengintai.

Persija Jakarta menunjuk duo pelatih Spanyol, Julio Banuelos dan Eduardo Perez dalam susunan staf kepelatihan terbaru klub Ibu Kota Indonesia ini.

Julio Banuelos ditunjuk menjadi pelatih kepala Persija Jakartasekaligus menjadi pengganti Ivan Kolev.

Sementara itu, Eduardo Perez menjadi asisten pelatih.

Selain itu, Eduardo Perez yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pelatih kiper, punya tugas ekstra menjadi Direktur Teknik Persija.

"Edu (Eduardo Perez) bagian dari planning besar Persija. Di tim senior ini, ada dua bagian tim, yakni first team dan U-23," kata CEO Persija, Ferry Paulus kepada wartawan, Sabtu (8/6/2019).

"Akan ada sistem promosi dan degradasi antara tim U-23 dengan tim senior. Pemain yang menit bermain kurang, mereka akan disesuaikan dengan regulasi PSSI akan dimainkan di U-20," ujarnya menambahkan.

"Jadi ada dua bagian yang terpisah dan kalau melihat dari asisten yang ada, sudah lengkap," katanya lagi.

Secara spesifik, jabatan direktur teknik yang dijalankan Eduardo Perez akan difokuskan kepada pembinaan.

Dia juga melakukan pemantauan pemain-pemain muda dari tim kelompok umur Macan Kemayoran.

"Ya, Edu rangkap jadi asisten di tim senior dan dirtek untuk akademi. Dia lebih kepada hari-harinya sebagai asisten pelatih tim senior," tutur Ferry Paulus.

"Dirtek ini lebih bagaimana me-manage akademinya, mulai dari program dan sebagainya. Kalau Julio tidak di akademi, hanya Edu saja yang di akademi," ucap pria yang akrab disapa FP itu.

Target Juara Piala Indonesia

Pelatih baru Persija Jakarta, Julio Banuelos sudah diberi target oleh manajemen tim terkait kehadirannya di Macan Kemayoran.

 Target terdekat yang diberikan oleh manajemen Persija Jakartaadalah meraih prestasi pada Piala Indonesia 2018 dimana mereka sudah melaju ke semifinal.

Karena hal itu, Piala Indonesia jadi ajang paling memungkinkan untuk bisa direbut oleh dalam waktu dekat.

Persija akan menghadapi Borneo FC pada semifinal, sedangkan PSM Makassar akan jumpa antara Persebaya atau Madura United.

Baca Juga: Kabinet Persija yang Baru Bercita Rasa Timnas Indonesia Era Luis Milla

Tak heran kalau Persija tak ingin Piala Indonesia lepas dari genggaman, apalagi sang juara akan mendapat tiket untuk mewakili Indonesia pada Piala AFC 2020.

"Nomor satu, itu harus bisa mencapai prestasi yang baik di Piala Indonesia," kata CEO Persija, Ferry Paulus kepada wartawan termasuk BolaSport.com, Sabtu (8/6/2019).

 "Kemudian tentunya, dia juga berharap bisa juara Liga 1," ujarnya menambahkan.

Sedangkan untuk Liga 1 2019, Ferry Paulus memilih realistis atas keterpurukan Persija pada tiga awal yang sudah mereka jalani.

Secara keseluruhan, Persija ingin Julio Banuelos dan para stafnya bisa memberikan prestasi buat Riko Simanjuntak Cs.

"Harus menurut beliau, ini masih panjang. Jadi tidak ada alasan untuk tidak meraih sukses," ucap pria yang biasa disapa FP itu.(Bolasport.com)

Baca: Punya Banyak Grup Whatsapp? Jangan Khawatir Ini Tips Agar Memori Ponsel Tak Cepat Penuh

Baca: Jadwal Lengkap Liga 1 2019 Pekan ke-4, Persib Bandung Jalani Laga Tunda, PSM Makassar Jamu Persipura

Baca: Demokrat Dapat Tawaran Menteri Koalisi Prabowo Terancam Bubar, Jubir 02: Silakan Kalau Nggak Sabar

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com via Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__

Update info terbaru tentang Tribun Timur dengan Subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun Instagram kami: 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved