Jeruk Asal Selayar Masih Jadi Komoditas Pertanian Unggulan di Sulsel
Salah satu pemilik kebun jeruk selayar, Muzakkir Muin mengatakan bahwa jeruk Selayar manis rasanya ketimbang jeruk yang berasal dari daerah lain.
Penulis: Nurwahidah | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG-Komoditas jeruk di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan saat ini masih tetap menjadi andalan buat petai di daerah kepulauan itu.
Bahkan buah yang satu ini, rasanya lebih manis daripada jeruk manis lainnya di Indonesia.
Ini Tips Tubuh Tetap Langsing Meski Banyak Makan! Jangan Hitung Kalori, Ketahui Hal-hal Berikut
Besok Sudah Boleh Puasa Syawal 6 Hari, Berikut Penjelasannya Lengkap Niat dan Tata Caranya
Salah satu pemilik kebun jeruk selayar, Muzakkir Muin mengatakan bahwa jeruk Selayar manis rasanya ketimbang jeruk yang berasal dari daerah lain.
"Itu disebabkan kondisi tanah apalagi struktur tanah yang berbeda di Selayar dengan daerah lain di Sulsel. Selain itu di Selayar dipengaruhi cuaca laut,"ujarnya kepada Tribunselayar.com.
Muzakkir mengungkapkan bahwa jika ditemukan ada jeruk manis asal Selayar lalu terasa kecut maka cara dipastikan jeruk tersebut belum matang saat dipetik.
" Sudah pasti jeruk itu belum matang secara sempurna lalu dipanen," kata Muzakkir.
Sekedar diketahui kawasan kebun jeruk ini berlokasi di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selaan.
Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah, IG: @ Nur_Wahidah_Saleh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/muzakkir-di-kecamatan-bontoharu.jpg)