Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Terakreditasi Sinta 2, Jurnal Retorika UNM Siap Menjadi Jurnal Internasional

Peringkat tertinggi adalah jurnal peringkat (Sinta 1) yang umumnya dihuni oleh jurnal-jurnal Indonesia, yang berpredikat jurnal internasional.

Editor: Sudirman
Nur Fajriani Ridwan/tribun
Syukur Saud 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Peringkat akreditasi menunjukkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah. Pemeringkatan jurnal terakreditasi saat ini dibagi menjadi 6 tingkatan.

Peringkat tertinggi adalah jurnal peringkat (Sinta 1) yang umumnya dihuni oleh jurnal-jurnal Indonesia, yang berpredikat jurnal internasional, dan diindeks lembaga pengindeks bereputasi, seperti Scopus.

TRIBUNWIKI: Kembali Dilarikan ke RS, Berikut Profil Kim Jaehwan Eks Wanna One

KPU Serahkan Hasil Audit Dana Kampanye ke Peserta Pemilu di Sulsel

Jurnal Retorika yang diterbitkan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar baru saja ditetapkan sebagai Jurnal Nasional Terakreditasi Peringkat 2.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, telah merilis jurnal-jurnal ilmiah yang terakreditasi pada periode ketiga tahun 2019 melalui SK bernomor 14/E/KPT/2019.

Atas capaian tersebut Jurnal Retorika menjadi jurnal pertama di UNM yang berhasil memperoleh predikat jurnal terakreditasi Sinta 2.

Posisi tersebut menempatkan Jurnal Retorika sejajar dengan jurnal nasional ternama lainnya di Indonesia.

Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra, UNM, Dr. Syukur Saud, menyambut antusias peringkat akreditasi yang dicapai Jurnal Retorika.

Dosen Bahasa Jerman itu bertekad untuk memberikan dukungan penuh bagi jurnal-jurnal di FBS, agar dapat menjadi jurnal terakreditasi.

"Alhamdulillah, Retorika sudah masuk jajaran jurnal nasional papan atas. Ke depan kita akan dorong agar bisa berkembang menjadi jurnal internasional," ujar Syukur Saud, dalam rilis yang diterima tribun-timur.com.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Sultan, M. Pd., Editor in Chief Jurnal Retorika, mengemukakan bahwa pengelola sedang menyiapkan Jurnal Retorika untuk bertransformasi menjadi jurnal internasional.

"Secara bertahap kami akan melakukan penyesuaian untuk menjadi jurnal internasional. Kami sudah menyiapkan road map untuk itu," jelas doktor lulusan UM Malang itu.

Lebih lanjut, Sultan menjelaskan bahwa salah satu langkah persiapan yang dilakukan adalah pelibatan reviewer internasional untuk menilai kualitas tulisan yang diterbitkan.

768 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Luwu Timur dilantik serentak di Gedung Olah Raga (GOR), Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (262019) malam.
768 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Luwu Timur dilantik serentak di Gedung Olah Raga (GOR), Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (262019) malam. (Ivan/TribunLutim.com)

"Kami melibatkan reviewer internasional dari Belanda, Australia, Malaysia, dan Jepang. Mereka sudah menyatakan kesediaan untuk menjadi reviewer," jelasnya.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

 

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved