1 Juni Diperingati Hari Lahir Pancasila, Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional, Sejak Kapan?
1 Juni Diperingati Hari Lahir Pancasila, Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional, Sejak Kapan?
1 Juni Diperingati Hari Lahir Pancasila, Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional, Sejak Kapan?
TRIBUN-TIMUR.COM - 1 Juni ditetapkan sebagai hari Libur Nasional atau tanggal merah.
Ada apa dengan 1 Juni sehingga menjadi hari Libur Nasional?
Banyak yang menduga jika tanggal 1 Juni adalah Hari Kesaktian Pancasila padahal Hari Lahir Pancasila.
Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila berbeda.
Hari Kesaktian Pancasila diperingati 1 Oktober dan Hari Lahir Pancasila diperingati 1 Juni.
Baca: TRIBUNWIKI: Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris,Ini 60 Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri 1440/2019
Baca: Libur Lebaran, Danlantamal VI Tekankan Personel Tetap Jaga Netralitas TNI Saat Mudik
Sebenarnya kedua hari peringatan terhadap lambang negara itu berbeda makna.
Dilansir TribunJogja.com, Hari Kesaktian Pancasila lebih berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi 30 September 1965.
Pada tanggal 30 September 1965, terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S).
Insiden ini masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya, seperti dilansir dari Wikipedia.
Akan tetapi otoritas militer dan kelompok keagamaan terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis.
Baca: Jaksa Wanita Ini Selingkuhi 3 Pria Sekaligus, Dosen dan Dua Pejabat Kejaksaan, Lihat Balasan Suami
Baca: Ustadz Yusuf Mansur Bicara Soal Meme dirinya & Maruf Amin Terkait 22 Mei, Ini Balasan Tak Biasanya
Untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia, dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966.
Pada hari itu, enam Jenderal dan 1 Kapten serta beberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta.
Gejolak yang timbul akibat G30S pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia.
Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
Nah, berbeda dengan Hari Kesaktian Pancasila, Hari Lahirnya Pancasila merupakan peringatan cikal bakal Pancasila dijadikan lambang negara.
Baca: Kepala Basarnas Makassar Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan-Soekarno Hatta, Ini Arahannya
Baca: Forum CSR Maros Bersama Bosowa Semen Sumbang 50 Paket Sembako ke Bappeda Maros
Baca: Bupati Luwu Timur Wajibkan Kepala OPD Lebaran di Lapangan Andi Nyiwi Malili
Baca: Sopir Ngantuk, Mobil Biru Ini Nyungsep ke Perkebunan Salobulo Wajo
Baca: Ini Tiga Film Layar Lebar yang Tayang di CGV Cinemas Daya Grand Square
Mulai tahun 2017, Hari Lahir Pancasila ditetapkan sebagai hari libur nasional menurut Keppres Nomor 24 Tahun 2016.
Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan") pada tanggal 1 Juni 1945, seperti dikutip dari Wikipedia.
Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal "Pancasila" pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka.
Pidato ini pada awalnya disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa judul dan baru mendapat sebutan "Lahirnya Pancasila" oleh mantan Ketua BPUPK Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudian dibukukan oleh BPUPK tersebut.
Sejak tahun 2017, hari tersebut resmi menjadi hari Libur Nasional.
Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2018.(*)

Baca: Sejarah! KPK Berhasil Jebloskan Satu Keluarga Ke Penjara, Ayah, Ibu dan Anak, Ini Kasus & Fotonya
Baca: Waduh, Toilet Wanita Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar Tak Difungsikan
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur: