Soal Pembagian Ruko Pasar Siwa, DPRD: Pemda Harus Terbitkan Aturan, Jangan Semau-maunya Kadis!

Soal Pembagian Ruko Pasar Siwa, DPRD: Pemda Harus Terbitkan Aturan, Jangan Semau-maunya Kadis!

Soal Pembagian Ruko Pasar Siwa, DPRD: Pemda Harus Terbitkan Aturan, Jangan Semau-maunya Kadis!
Hardiansyah Abdi Gunawan/Tribun
Ruko Pasar Siwa yang mulai ditempati pedagang berjualan. Padahal, Wakil Bupati Wajo, Amran meminta agar tak ditempati dulu berjualan 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Menyikapi polemik pembagian ruko pasar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo angkat bicara.

Melalui Sekertaris Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Andi Gusti Makkarodda, untuk menyelesaikan polemik pasar bukanlah waktu yang singkat.

Bukan Orang Sembarang, ini 7 Fakta Tentang TJ alias Tajudin Mantan Marinir yang Mau Bunuh 4 Jenderal

Qori Terbaik Barru Jadi Korban Tabrak Lari, Kini Dirujuk ke RS Pelamonia Makassar

Terlebih, polemik Pasar Siwa yang telah beberapa tahun bermasalah.

"Permasalahan penempatan pedagang di Wajo adalah masalah lama yang tak kunjung usai. Kesan yang kita dapatkan di grassroot adalah bupati berganti tetapi masalah tetap sama," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (30/5/2019).

Untuk ruko Pasar Siwa sendiri, Komisis II yang merupakan mitra kerja Dinas Perdagangan tersebut pun meminta agar Pemerintah Daerah fokus dulu menyelesaikan aturan atau landasan hukumnya.

Legislator Partai Nasdem tersebut menyebutkan, polemik pembagian ruko tersebut terjadi, lantaran tak ada dasar hukum yang mengikat terkait pembagian tersebut.

Mengingat, peraturan daerah terkait pengelolaan pasar dan retribusi pasar masih sementara dilakukan perubahan dan digodok di Komisi II.

Ruko Pasar Siwa yang mulai ditempati pedagang berjualan. Padahal, Wakil Bupati Wajo, Amran meminta agar tak ditempati dulu berjualan
Ruko Pasar Siwa yang mulai ditempati pedagang berjualan. Padahal, Wakil Bupati Wajo, Amran meminta agar tak ditempati dulu berjualan (Hardiansyah Abdi Gunawan/Tribun)

"Pemda sekarang sebaiknya menyelesaikan aturan tentang tata cara pembagian tempat dan penempatan pedagang. Aturannya harus adil supaya cara pembagian tempat tidak semau-semaunya Pak Kadis dan tidak jadi polemik lagi," katanya.

"Mestinya Bupati menerbitkan Perbup terkait hal tersebut, sebelum terlalu jauh salah langkah. Lebih elegan jika pembagian tempatnya dilakukan ulang tetapi segera selesaikan aturanya supaya adil," katanya. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved