Hak Angket Masuk ke Pimpinan DPRD Sulsel, Fraksi PAN Anggap Usul Hak Bertanya

Anggota Fraksi PAN DPRD Sulsel Syamsuddin Karlos menganggap legislator DPRD seharusnya hanya usulkan hak bertanya, bukan hak angket.

Hak Angket Masuk ke Pimpinan DPRD Sulsel, Fraksi PAN Anggap Usul Hak Bertanya
TRIBUN TIMUR/ABD AZIS
Anggota Fraksi PAN DPRD Sulsel Syamsuddin Karlos 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (PAN DPRD) Sulawesi Selatan, Syamsuddin Karlos menganggap legislator DPRD seharusnya hanya usulkan hak bertanya, bukan hak angket.

Hal ini dia sampaikan di Sekretariat DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (27/5/2019).

Ia mengatakan, saat ini seharusnya DPRD Sulsel belum waktunya untuk keluarkan hak angket.

Baca: Dilantik Jadi Sekprov, Hayat Diinstruksikan Selesaikan Hak Angket DPRD Sulsel

Baca: 11 Caleg DPRD Sulsel Peraih Suara Terbanyak di Dapilnya

Baca: Legislator Golkar Setuju Hak Angket Supaya Persoalan Jernih ke Masyarakat

"Misalnya, mutasi sudah dianulir oleh Mendagri, jadi saya pikir masalahnya sudah selesai," katanya.

Karlos mengatakan, DPRD Sulsel punya pekerja lebih besar dengan mengurusi masalah realisasi anggaran yang masih sedikit.

"Hal ini perlu kita genjot, saya kira ini lebih penting," katanya.

Sehingga, dia meminta kepada legislator untuk menahan diri.

"Kita urus lebih dulu masalah penting lain, saya sudah sampaikan itu kepada pimpinan," katanya.

Terkait adanya anggota fraksi PAN, Muchtar Badawing ikut menandatangani hak angket, Karlos menganggap aspirasi pribadi.

"Kemarin belum ada rapat fraksi, saat ini sudah ada rapat fraksi jadi kita tak setujui hak angket itu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved