Formula 1
Niki Lauda Legenda Formula 1 Meninggal Dunia, Sempat Jalani Operasi Transplantasi Paru-paru
Niki Lauda Legenda Formula 1 Meninggal Dunia, Sempat Jalani Operasi Transplantasi Paru-paru
Niki Lauda Legenda Formula 1 Meninggal Dunia, Sempat Jalani Operasi Transplantasi Paru-paru
TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar duka datang dari dunia olahraga Formula 1 (F1).
Seiring dengan keprgian legenda asala austria, Niki Lauda.
Menurut pihak keluarga, Niki Lauda meninggal dunia dalam usia 70 tahun pada Senin (20/5/2019) waktu setempat.
"Dengan rasa kesedihan yang mendalam, kami mengumumkan Niki kami yang tercinta telah meninggal dunia pada hari Senin ini di tengah-tengah keluarganya," tulis keluarga Lauda yang dilansir BolaSport.com dari Motorsport.
Baca: Jorok, Begini Kondisi Toilet Umum di Hutan Kota Bulukumba
Baca: Bupati Toraja Utara Bawa Kadis PU dan Pariwisata ke Selandia Baru, Ini Tujuannya
"Niki adalah panutan bagi kami semua, dia adalah suami, ayah, dan kakek yang penyayang. Dia akan selalu kami rindukan," tulis keluarga Lauda lagi.
Sebelumnya, Niki Lauda sempat menjalani operasi transplantasi paru-paru pada Agustus 2018 yang membuat dia harus dirawat di rumah sakit selama dua bulan.
Pada Januari 2019, Lauda kembali menjalani perawatan medis usai dinyatakan terjangkit infeksi flu.
Baca: Gaji GTT-PTT Sulbar Belum Dibayar, Kadis Pendidikan: Kita Siapkan Rp 6 Miliar
Baca: Pasca KPU Tetapkan Hasil Pilpres 2019, Begini Suasana Kantor KPU dan Bawaslu Jeneponto
Sepanjang karier balapnya, Niki Lauda telah meraih tiga gelar juara dunia F1.
Dua titel pertamanya tersebut diraih pada musim 1975 dan 1977 bersama tim Ferari.
Pada musim 1976, Lauda mengalami kecelakaan fatal saat mobilnya terbakar usai menabrak tembok pembatas kala melakoni balapan di Nurburgring, Jerman.
Lauda pun harus absen pada dua balapan lantaran luka bakar yang dia derita sebelum akhirnya kembali tampil pada seri F1 di Italia.
Baca: Jangan Khawatir, Stok Elpiji Aman di Kecamatan Terjauh Pangkep
Gara-gara kehilangan peluang meraih poin pada dua seri balap, Lauda pun gagal mempertahankan gelar juara pada musim 1976 karena kalah 1 poin dari rival terkuatnya kala itu, James Hunt.
Lauda kemudian memutuskan hijrah ke tim Brabham pada 1977, sebelum akhirnya memutuskan untuk pensiun dua musim kemudian.
Namun, Niki Lauda ternyata tak bisa lama-lama menikmati masa pensiun pertamanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pembalap-f1-niki-lauda-dff-sdgg.jpg)