Cari Tempat Nongkrong di Gowa ? Tempat Ini Bisa Jadi Alternatif
Cafe ini berlokasi di Jl. Dr Wahidin Sudirohusodo Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Usianya masih seumur jagung.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bagi Anda yang mencari tempat nongkrong sehabis buka puasa, Suara Gowa Coffe bisa jadi pilihan.
Cafe ini berlokasi di Jl. Dr Wahidin Sudirohusodo Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Usianya masih seumur jagung.
Baca: Apresiasi Kementerian Kelautan, Rumah Penyu Mampie Polman Dapat CSR
Baca: Bukber di Gedung Mulo, 58 UMKM Jajakan Menu Berbuka Puasa
Meski demikian, caffe ini tetap mencoba bersaing dengan warkop lainnya dalam memikat para pemuda-pemudi untuk berkunjung.
"Kami memang masih baru, tapi masih mencoba menyajikan suguhan kopi yang tak kalah dengan cafe lain di Kabupaten Gowa," kata Risqilah selaku penanggung jawab cafe, Sabtu (11/5/2019).
Ada beragam menu menarik yang disediakan caffe tersebut. Harganya pun terbilang terjangkau, hanya Rp 10 ribu untuk segala jenis minuman.
"Kami memberikan harga promo untuk bulan Ramadan, semuanya Rp 10 k," beber Qilah.
Suguhan minuman tersebut mulai dari kopi susu, kopi hitam, hingga capucino. Ketiga minuman itu disajikan dengan panas. Cocok bagi penikmat kopi.
Bila ingin menikmati suguhan lain, ada juga teh susu, fanta susu, serta sprite susu. Nikmatnya perpaduan susu dengan fanta, sprite, ataupun teh.
Sementara bagi pecinta minuman dingin, cafe ini menyedikan chocolate, coklat, red velvet, vanila, lemon tea, thai tea hingga green tea.
Untuk cemilan, juga tersedia pisang peppe, kentang goreng, pisang goreng keju, serta mie goreng.
"Jadi sajian minuman kami tentunya dibuat oleh barista andalan kami, namanya Nur Tasbih," sambung Qilah.
Untuk memanjakan para pengunjungnya, Suara Gowa Coffe juga menyuguhkan konsep kekinian. Cahaya lampu yang menerangi secara remang-remang, serta irama alunan musik.
Pengelola cafe juga memasang sejumlah lukisan di dinding untuk mempercantik pemandangan.
Ada lukisan perempuan memakai baju bodo', serta dunia sosial yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Islam Alauddin Makassar.
Tanpa ketinggalan, tentunya ada wifi sebagai kebutuhkan wajib di era industri 4.0.
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/suasana-suara-gowa-coffe.jpg)