Kenapa Prabowo-Sandi Menang 62%? Prof Laode 'Otak' Real Count C1 BPN Ungkap Cara Hitungnya

Kenapa pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa menang 62% di Pilpres 2019? Prof Laode 'otak' real count C1 BPN

Editor: Edi Sumardi
HO
Surat suara Pilpres 2019. 

"Itu istilah dia, real data bukan clean data, beda. Real data, data apa adanya," kata Prof Laode.

Prof Laode mengklaim saat ini suara Prabowo Subianto sudah mencapai 59%.

"Per hari ini kita masih di level 58-59, tapi kan secara statistik makin besar jumlahnya itu kan ada margin error menyesuaikan diri, sesudah 40 % kesananya kalau tidak ada kecurangan mestinya stabil," kata Prof Laode.

"Dari berapa ribu TPS ?" tanya Vasco Ruseimy

Saat ditanya Vasco Ruseimy, Prof Laode sedikit gelagapan.

"Lebih dari 200, kan dari hari ke hari sampai hari ini kan," kata Prof Laode.

"400 ribu ada?" timpal Visco Ruseimy

"Iya 30-40% itu sudah mencapai yang clean yah, jadi kita akan terus bekerja," kata Prof Laode.

Menurut Prof Laode hingga kini tim entri data di BPN masih kesulitan karena kekurangan orang.

"Jumlah orang, kemampuan data entri satu menit dua C1, jadi kalau 1 jam kalikan saja 120 menit kali 200 orang yang bekerja kali dua minggu kali 24 jam ya segitu kecepatannya," kata Prof Laode.

Prof Laode menduga hingga 22 Mei 2019 nanti, suara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno bisa mencapai 70%.

"Secara akademis itu kan random, kita tinggal memasukan di tempat kita menang saja, begitu mencapai 5% dari Aceh sampai Papua Barat kita coba statistiknya grafik.

Kemudian pay-nya tetap saja kita berada di 58-60 tentu saja ada margin of error yah tapi dugaan saya yah kalau itu berjalan terus yah sampai tanggal 22 ini kita speak up kita bisa mencapai 60-70 (persen) paling tinggi 70 %," kata Prof Laode.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved