Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pasca Diruqyah, Warga Garonggong Sebut 'Penyakit Aneh' Perlahan Hilang

Ruqyah massal ini berlangsung di Masjid Nurul Jihad 45, Dusun Garonggong, dengan dipandu Israil dan lima orang anggotanya.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Sudirman
Ikbal/Tribunjeneponto.com
Warga Dusun Garonggong, Desa Tuju Kecamatan Bangkala Jeneponto Sangka Daeng Nai (kiri) dan Suryani (35) saat ditemui TribunJeneponto.com, Sabtu (4/5/2019) siang. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BANGKALA BARAT - Sebanyak 350 Warga Dusun Garonggong, Desa Tuju, Kecamatan Bangkala, Jeneponto di ruqyah massal beberapa waktu lalu.

Ruqyah massal ini berlangsung di Masjid Nurul Jihad 45, Dusun Garonggong, dengan dipandu Israil dan lima orang anggotanya.

Baca: Miliki Sertifikat Halal MUI, Pengunjung Hotel Pesonna Naik Hingga 8 Persen

Baca: Segini Perolehan Suara Istri Bupati Wajo di Kandangnya

Pada saat ruqyah, seorang warga Garonggong Erna (25) mengalami kesurupan.

Pasca diruqyah, warga mengaku penyakit aneh yang menyerang kampungnya perlahan hilang.

Warga yang sakitpun berangsur sembuh, dan kembali kerumah masing-masing.

"Semenjak selesai diruqyah keadaan warga perlahan membaik, masyarakat yang berada dirumah sakit juga berangsur pulang kerumah masing-masing," kata Sangka Daeng Nai (60) keTribunJeneponto.com, Sabtu (4/5/2019) siang.

Saat diruqyah, seorang warga keserupan dan bercerita jika ada makhluk halus yang mencoba mengahabisi nyawa orang-orang Garonggong.

Menurut pria 60 tahun itu ustadz yang meruqyah warga berhasil mengusir makhluk halus yang mengganggu mereka.

Warga lain Suryani (35), mengaku saat warga diruqyah Ia bercerita tentang adanya makhluk halus yang merasuki warga, dan ingin mengambil tumbal banyak di dusun Garonggong.

Suryani yang juga merupakan salah seorang yang terkena penyakit aneh ini, mengaku membaik pasca diruqyah.

"Alhamdulillah setelah kami diruqyah semuanya tenang, dan beberapa warga yang sebelumnya juga sakit perlahan membaik seperti saya dan tiga orang anak saya," kata Suryani (35).

ilustrasi toko listrik
ilustrasi toko listrik (Sumber foto: Labib Zamani, Tribunsolo)

Plt Kadis Kesehatan Jeneponto dr Syafruddin Nurdin mengatakan, penyakit yang menjangkit warga dusun Garonggong merupakan penyakit langkah di Jeneponto.

"Kemungkinannya ini sebagai sebuah penyakit yang kita anggap langka di Jeneponto," kata Syafruddin. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved