Warga di Dusun Garonggong Pilih Berobat ke RSUD Takalar, Apa Penyakitnya?
Sebagian besar warga yang terkena penyakit memilih berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Takalar.
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Warga dusun Garonggong, Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto diserang penyakit aneh.
Akibatnya dua warga dilaporkan meninggal dunia,sementara 50 lainnya diduga terjangkit penyakit yang sama.
Sebagian besar warga yang terkena penyakit memilih berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Takalar.
Baca: Kolega Gubernur Terpilih Dekan Fakultas Kehutanan Unhas Periode 2019-2023, Yuk Intip Programnya!
Baca: VIDEO: PSM Tanding Hari Ini, Begini Suasana Penukaran Tiket Online Laga PSM vs Bhayangkara FC
Menanggapi hal itu Plt Kadis Pendidikan Jeneponto Syafruddin Nurdin mengatakan, masyarakat berobat ke kabupaten Takalar karena jaraknya yang tidak terlalu jauh.
"Dibandingkan ke RSUD Lanto dg Pasewang Jeneponto itu jaraknya lebih dekat jika ke Takalar, ke RSUD Takalar cuman butuh 12 menit, sementara ke Jeneponto butuh waktu satu jam," kata Syafruddin Nurdin keTribunJeneponto.com, melalui sambungan telfonnya.

Sekda Jeneponto itu juga menjelaskan pihak dinas kesehatan Jeneponto dan RSUD Takalar telah menandatangani MOU untuk pasien di daerah perbatasan.
"Kita juga sudah menandatangani MOU dengan RSUD Takalar terkait pasien daerah perbatasan," tuturnya.
Menurutnya tidak ada kaitan dengan pelayanan rumah sakit yang ada di Lanto dg Pasewang Jeneponto.
Data yang diterima TribunJeneponto.com tercata 10 pasien penyakit aneh di Jeneponto berobat di RSUD Takalar. (TribunJeneponto.com)
Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur: