Tuntut Perhitungan Suara Ulang, Massa Bentrok dengan Polisi di Kantor KPU Enrekang

Dalam unjuk rasa tersebut, sempat terjadi bentrok antara pengunjuk rasa dengan personel Polres Enrekang.

Tuntut Perhitungan Suara Ulang, Massa Bentrok dengan Polisi di Kantor KPU Enrekang
Asiz Albar/Tribun Timur
Aliansi masyarakat sipil peduli demokrasi (AMSPD) berunjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang, Jumat (3/5/2019) sore. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Aliansi Masyarakat Sipil peduli Demokrasi (AMSPD) berdemo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang, Jumat (3/5/2019) sore.

Dalam unjuk rasa tersebut, sempat terjadi bentrok antara pengunjuk rasa dengan personel Polres Enrekang.

Hal itu lantaran, pengunjuk rasa yang ingin membakar ban dihalangi oleh personel kepolisian.

Baca: VIDEO Dituding Berpihak, Puluhan Massa Unjuk Rasa di Kantor KPU Enrekang

Baca: Tuntut Perhitungan Suara Ulang, Puluhan Massa Geruduk Kantor KPU Enrekang

Akibatnya aksi saling dorong dorong berujung saling pukul pun terjadi antara pengunjuk rasa dan pihak kemanan.

Kericuhan tersebut tak berlangsung lama, sebab Wakapolres Enrekang, Kompol Aziz Taba bersama jajaran Perwiranya sigap menenangkan pengunjuk rasa.

"Mohon tenang para pengunjuk rasa, jangan terprovokasi silahkan sampaikan keinginannya dengan tertib," kata Kompol Aziz Taba.

Sementara Jenderal Lapangan, Iswaldi, mengatakan pihaknya sebenarnya ingin berunjuk rasa dengan tertib hanya saja pihak kepolisian terlebih dahulu memancing amarah pengunjuk rasa.

"Bagaiamana mau tertib kalau polisi memancing masuk ke barisan kami dan merampas ban," ujarnya.

Setelah sempat jeda, situasi kembali memanas setelah para pengunjuk rasa melempar kantor KPU dengan air gelas mineral.

Hal itu dilakukan sebagai cara pengunjuk rasa mencuci KPU Enrekang dari sikap kecurangan pada Pemilu 2019.

Baca: Akhir Jabatan, Danny Bawa Makassar Raih Penghargaan Ini

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved