Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

LPG 3 kg Langka di Mamasa, Begini Respon Disperindag

Lebih dari sepekan gas LPG 3 Kg di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat mengalami kelangkaan.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/SEMUEL MASAKARAENG
Distributor LPG 3 Kg sedang bongkar muatan di pangkalan Demmangeran, Jl Ahmad Yani Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulbar Selasa (30/4/2019) pagi 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Lebih dari sepekan LPG 3 Kg di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat mengalami kelangkaan.

Kelangkaan ini dimanfaatkan sejumlah pihak pangkalan untuk menaikkan harga dari Rp 18.500 menjadi Rp. 20.000.

Alasannya karena tidak ada uang kembalian sehingga warga membayar 20 ribu rupiah pertabung.

Baca: Adik Bupati Bulukumba Masuk Bursa Calon Bupati Tahun 2020

Baca: Banjir Landa Wajo, Sejumlah Sekolah Diliburkan

Baca: Akademisi Unhas: Penggusuran Gasebo di Pantai Ammani Turunkan Citra Wisata Pinrang

Salah satunya pangkalan LPG 3 Kg Lexi Frans Tindas, di Osango, Jl Poros Poleweli-Mamasa.

Karena tidak ada uang kembalian, pihaknya menaikkan harga LPG seharga 20 ribu rupiah.

Hal serupa di pangkalan Demmangeran Jl Ahmad Yani Kelurahan Mamasa.

Dengan alasan yang sama pihaknya menaikkan harga LPG dengan harga yang sama pula.

Tak hanya pihak pangkalan, bahkan harga eceran LPG yang dijual di kios-kios, juga meroket, dari Rp. 23.000 menjadi Rp.30.000 pertabung.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdaganagan (Disperindag) Kabupaten Mamasa Dandan mengatakan, kelangkaan terjadi disebabkan cuaca buruk yang melanda wilayah Indonesia akhir-akhir ini.

Hal itu lanjut dia, menyebabkan pendistribusian LPG di Mamasa menurun.

Selain itu kata dia, dengan adanya kondisi jalan yang rusak mengakibatkan mobil pengangkut LPG terkendala.

Sekaitan harga LPG, Dandang mengaku pihaknya akan turun langsung dilapangan untuk mengecek harga.

Disebutkan, pihaknya akan bekerjasama dengan kepolisian dan juga Satpol PP untuk mengecek harga, baik pangkalan maupun pihak pengecer yang menaikkan harga LPG.

"Kita akan turun ke lapangan besok mengecek harga," ungkap Dandng, Selasa (30/4/2019) siang tadi.

Dia menegaskan, apapun alasannya harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah tidak boleh lagi dinaikkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved