Banjir Rendam Sekitar 200 Hektar Padi Siap Panen di Ujung Pero Wajo
Di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, para petani mulai memasuki musim panen.
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-WAJO.COM, SABBANGPARU - Di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, para petani mulai memasuki musim panen.
Nahas, di Desa Ujung Pero, belum semua padi yang menguning di panen, sawah pun terendam banjir, Selasa (30/4/2019) pagi.
Menurut Kepala Desa Ujung Pero, Abidin ada sekitar 200 hektar sawah petani yang siap panen terendam banjir.
Baca: Banjir Landa Wajo, Sejumlah Sekolah Diliburkan
Baca: Akademisi Unhas: Penggusuran Gasebo di Pantai Ammani Turunkan Citra Wisata Pinrang
Baca: Bupati Pinrang Pantau Kawasan Banjir Akibat Luapan Sungai Saddang
"Sementara panen di sini, datang banjir," katanya
Selain merendam area persawahan di Desa Ujung Pero, banjir juga merendam sekitar 100 rumah yang berpenghuni kurang lebih 300 jiwa.
Ada pula sekolah yang terendam. Seperti SDN 75 Ujung Pero dan PAUD Bungalirie.
Pun, Posyandu Bungarilie tak luput dari terjangan banjir.
"Air mulai naik sekitar jam 7 kemarin," katanya.
Banjir yang terjadi di Desa Ujung Pero adalah akibat dari jebolnya tanggul di bantaran Sungai Walennae pada banjir awal 2019 lalu.
"Waktu tanggul belum jebol, itu air tidak pernah setinggi ini, apalagi sudah 10 hari ini hujan terus kalau sore sampai malam," katanya.
Ketinggian air pun sekitar 50 cm sampai 100 cm. Namun, Abidin menambahkan, air diprediksi air kian naik mengingat curah hujan di daerah hulu masih tinggi.
(TribunWajo.com)
Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja (Hardiansyah Abdi Gunawan)
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/banjir-di-desa-ujung-pero-kecamatan-sabbangparu-kabupaten-wajo-selasa-3042019.jpg)