Deng Ical: Keberhasilan Kesiapsiagaan Bencana Ada di Partisipasi Masyarakat

Kesiap siagaan bencana menurut Deng Ical bukan hanya sebatas bencana alam, namun terdapat bencana non-alam, bencana sosial, hingga bencana medis.

Deng Ical: Keberhasilan Kesiapsiagaan Bencana Ada di Partisipasi Masyarakat
Muhhamad Abdiwan/Tribun Timur
Simulasi vertical rescue yang merupakan kolaborasi BPBD, Pemadam Kebakaran, dan PMI Kota Makassar pada upacara peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019, di halaman kantor BPBD Makassar, Jl Kerung-kerung, Jumat (24/4/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam upaya kesiapsiagaan bencana.

Hal ini diungkapkan saat menjadi Inspektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019, di halaman kantor BPBD Makassar, Jl Kerung-kerung, Jumat (24/4/2019).

Baca: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Spanyol 2019 di Sirkuit Jerez, Akankah Valentino Rossi Salip Marquez?

Baca: Alhamdulillah! Suami Syahrini, Reino Barack Jadi Ayah Sebentar Lagi, Sosok Ini Ungkap Kebenarannya

Menurut Deng Ical, melihat cukup tingginya potensi bencana yang ada di Kota Makassar, kesiapan masyarakat untuk dimobilisasi jika terjadi bencana sangat diperlukan.

"60 persen potensi keberhasilan dalam kesiapsiagaan bencana ada di partisipasi masyarakat," ujarnya.

Namun, kendala yang masih dihadapi yakni belum optimalnya sosialisasi kepada masyarakat, agar mereka benar-benar memahami dan memiliki kesadaran akan kesiapsiagaan bencana.

Baca: 2 Link Live Streaming RCTI & meTube.id Bali United vs Persija Jam 15.30, Nonton via HP Tanpa Buffer

"Hingga kini belum ada perhatian khusus untuk mendedikasikan pengetahuan dan kesadaran agar masyarakat mampu memiliki pemahaman yang lebih terkait kesadaran siap siaga bencana," ujarnya.

Kesiap siagaan bencana menurut Deng Ical bukan hanya sebatas bencana alam, namun terdapat bencana non-alam, bencana sosial, hingga bencana medis.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Taufiek Rachman, mengatakan, peringatan HKB kali ini dilaksanakan untuk membangun kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana, dengan cara membangun partisipasi semua pihak melalui kegiatan kesiapsiagaan bencana berupa edukasi kebencanaan dan simulasi evakuasi mandiri.

Baca: Prabowo-Sandi Menang 14 Ribu Suara di Kecamatan Minasatene Pangkep 

“Kita belajar dari beberapa pengalaman bencana bahwa faktor yang paling menentukan adalah penguasaan pengetahuan penyelamatan yang dimiliki oleh diri sendiri, keluarga, dan komunitas di sekitarnya”, ungkap Taufiek Rachman.

Dengan mengusung tema “Kesiapsiagaan Dimulai Dari Diri, Keluaga dan Komunitas”, kegiatan dapat dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dengan mengedepankan pelaksanaan kegiatan berupa peningkatan kapasitas evakuasi.

Pada upacara ini juga dirangkaikan dengan simulasi vertical rescue yang merupakan kolaborasi BPBD, Pemadam Kebakaran, dan PMI Kota Makassar. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved