Jembatan Rp 1 Miliar Mangkrak di Tompobulu Maros, Warga Protes

Warga prihatin melihat kondisi jembatan yang hanya buang-buang anggaran. Namun dampaknya tidak dirasakan oleh warga.

Jembatan Rp 1 Miliar Mangkrak di Tompobulu Maros, Warga Protes
HANDOVER
Lokasi pembangunan jembatan Pungbunga, Desa Bonto Manurung Kecamatan Tompobulu. Meski waktu pengerjaan selesai, namun fisik jembatan belum dibangun. 

TRIBUN-MAROS.COM, TOMPOBULU - Pembangunan jembatan Pungbunga, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, menuai protes dari warga.

Pasalnya, jembatan senilai Rp 1 Miliar tersebut mangkrak atau tidak rampung tepat waktu.

Seorang warga, Hamzan prihatin melihat kondisi pembangunan jembatan. Meski Pemkab Maros telah mengucurkan Rp 1 Miliar, namun fisik jembatan belum dibangun.

Baca: TRIBUNWIKI: Lee Min Ho Jadi Trending di Twitter, Berikut Profil dan Perjalanan Kariernya

Berdasarkan papan proyek yang terpasang, jembatan tersebut dikerjakan oleh CV Taufiq.

Seharusnya, jembatan rampung 23 Oktober 2018. Namun sampai sekarang, bangunan belum kelihatan.

Lokasi pembangunan jembatan Pungbunga, Desa Bonto Manurung Kecamatan Tompobulu. Meski waktu pengerjaan selesai, namun fisik jembatan belum dibangun.
Lokasi pembangunan jembatan Pungbunga, Desa Bonto Manurung Kecamatan Tompobulu. Meski waktu pengerjaan selesai, namun fisik jembatan belum dibangun. (HANDOVER)

"Jembatan Pungbunga di Desa Manurung, tidak rampung-rampung. Seharusnya jembatan rampung tanggal 23 Oktober 2018. Tapi sampai sekarang, tidak ada fisik," kata Hamzan, Kamis (25/4/2019).

Sejumlah material bangunan yang belum terpasang, masih berserakan di sekitar lokasi. Besi yang sudah dirangkai untuk tiang, belum ditancapkan ke tanah.

Baca: Rekapitulasi Suara Masih Berlangsung, Ucapan Selamat Buat Prabowo-Sandi Sudah Terpasang

Warga prihatin melihat kondisi jembatan yang hanya buang-buang anggaran. Namun dampaknya tidak dirasakan oleh warga.

"Kami heran, kenapa jembatan itu tidak rampung. Sementara warga sangat butuh jembatan itu, untuk keluar dari Pungbunga," katanya.

Dia meminta supaya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros, untuk segera bertindak tegas. Apalagi, selama proses pembangunan, kontraktor dibiarkan berkerja tanpa pengawasan.

Baca: Dinkes Pinrang Turunkan Personel Periksa Kesehatan Petugas KPPS

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved