Sudah Lihat Pengumuman UTBK? Ini yang Harus Kamu Lakukan, Ingat Jadwal SBMPTN 2109
Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) telah mengumumkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang I
TRIBUN-TIMUR.COM-Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) telah mengumumkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang I yang digelar pada 13-14 April 2019.
Nilai UTBK menjadi syarat wajib bagi siswa yang ingin mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2019.
Hasil UTBK bisa dilihat para peserta 10 hari setelah mengikuti ujian.
Dikutip dari Kompas.com, Ketua LTMPT, Prof. Ravik Karsidi menyampaikan setiap peserta yang mengikuti UTBK 2019 dapat melihat hasil UTBK secara individu pada laman resmi pada laman https://pengumuman- utbk. ltmpt.ac.id dengan menggunakan username dan password yang dipakai saat pendaftaran UTBK.

Sedangkan bagi peserta tidak memenuhi persyaratan UTBK, hasil UTBK tidak akan dikeluarkan.
Dalam pengumuman tersebut, LTMPT juga memetakan sebaran hasil nilai UTBK 2019 yang nantinya menjadi syarat wajib mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) 2019.
8 Range Nilai
Pihak LTMPT membagi sebaran jumlah peserta berdasarkan 8 kelompok capaian nilai meliputi:
1. Di bawah 300 atau < 300
2. Nilai 301-400
3. Nilai 401-500
4. Nilai 501-600
5. Nilai 601-700
6. Nilai 701-800
7. Nilai 801-900
8. Di atas 901atau > 901

Daftar SBMPTN 2019
Selanjutnya hasil tes UTBK tersebut digunakan dan menjadi syarat untuk mendaftar SBMPTN yang akan dimulai pada tanggal 10-24 Juni 2019.
Tahapan pendaftaran SBMPTN 2019 dilakukan melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id dengan cara sebagai berikut:
1. Mengisi Biodata (kecuali peserta yang sudah terdaftar di SNMPTN 2019).
2. Memilih PTN dan program studi dengan ketentuan bahwa pendaftar dapat memilih paling banyak dua PTN dan memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN
3. Mengunggah portofolio bagi pendaftar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga.
Tata cara pengisian borang portofolio dapat diunduh dari laman http://download.sbmptn.ac.id
Persyaratan Peserta
1. Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2017, 2018 harus sudah memiliki ijazah.
2. Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2019 memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan pasfoto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah.
3. Memiliki Nilai UTBK.
4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
5. Memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional).
6. Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.
7. Biaya UTBK ditanggung peserta dan subsidi pemerintah.
8. Tidak lulus jalur SNMPTN 2019.
Pengumuman Penerimaan SBMPTN 2019 telah dijadwalkan pada 9 Juli 2019, pukul 15.00 WIB.
5 Aturan Baru SBMPTN 2019
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan menerapkan aturan baru dalam Seleksi Bimbingan Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN 2019) 2019.
Menristekdikti Mohamad Nasir dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN 2019) 2019 menyampaikan, terdapat sejumlah ketentuan baru berbeda dari tahun sebelumnya.
Seperti metode perekrutan.
Jika dulu peserta memilih Perguruan Tinggi dulu baru tes, kini tes dulu baru memilih daftar perguruan tinggi
"Kalau tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai. Nah, nilai tersebut dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri,” jelas Menristek, Mohammad Nasir
Menurutnya, kebijakan tersebut terkait pengembangan model dan proses seleksi berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan,fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.
Lebih lanjut, Nasir menjelaskan pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur, yaitu SNMPTN, SBMPTN 2019, dan Ujian Mandiri.
Dengan masing-masing daya tampung SNMPTN minimal 20%, SBMPTN 2019 minimal 40%, dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.
Menristek menambahkan, pelaksanaan SBMPTN 2019 2019 hanya ada satu moda tes, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Mulai tahun mendatang metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan karena masih dalam taraf pengembangan.
Sementara itu, mulai tahun depan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN 2019 akan diselenggarakan 24 kali dalam setahun.
"Kami akan menyelenggarakan UTBK selama 24 kali dalam setahun, dalam waktu 12 hari yakni Sabtu dan Minggu," kata Ketua Panitia SBMPTN 2019 2018 sekaligus Rektor Universitas Sebelas Maret Ravik Karsidi.
Pelaksanaan SBMPTN 2019 akan dilaksanakan bulan Maret 2019 dan akan serentak dimulai pukul 08.00 dan pukul 13.00 WIB.
Berikut ini 5 aturan baru SBMPTN 2019 2019 dan perbedaaanya dibanding dengan sistem ujian masuk SBMPTN 2019 tahun-tahun sebelumnya.
1. Waktu Pelaksanaan
Lain dengan tes-tes masuk ujian pada umumnya, SBMPTN 2019 kali ini digelar selama 24 hari.
Tiap minggu digelar 2 kali. Setiap hari Sabtu dan Minggu.
Kabar baiknya, masing-masing siswa pun bisa memilih hari dan tanggal ujiannya.
Namun begitu waktu ujian dipercepat.
Jika SBMPTN 2019 sebelumnya digelar sekitar bulan Mei, kini akan dimulai Maret 2019 Hingga Mei 2019.
Itu artinya, waktu persiapan semakin mepet.
2. Dua Kali Ujian
Ravik menjelaskan, pada SBMPTN 2019 tahun ini, masing-masing siswa memiliki kesempatan 2 kali tes.
Siswa pun bisa menimbang dari 2 hasil tes yang keluar. Hasil yang mana yang akan dipakai untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi.
3. Hasil Tes Diumumkan Lebih Cepat
Sistem tes Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) ini dinilai menguntungkan.
Ini disebabkan tes yang keluar lebih cepat. Hasil UTBK bakal keluar dalam 10-15 hari.
4. Hasil Tes UTBK Bukan Penentuan Akhir
Ravik menjelaskan, hasil UTBK tidak sama dengan hasil akhir tes.
Hasil UTBK akan dipakai untuk mendaftar ke PTN. Lolos atau tidaknya siswa, hal itu tergantung nilai rata-rata para pesaing.
"Penyelenggaraan tes dibedakan dengan seleksi penerimaan mahasiswa baru. Kalau dulu, begitu memilih atau mendaftarkan, peserta langsung tes, langsung pengumuman. Sekarang tidak," ucapnya.
5. Jenis Tes
Tes SBMPTN 2019 kali ini akan diikuti 2 materi tes. Yakni Tes Potensi Akademik atau TPA.
Sedangkan tes kedua adalah tes kemampuan komprehensif. Durasi tes tersebut lebih-kurang 2,5 jam.
Ihwal kebaruan tes SBMPTN 2019, Ravik mengatakan mereka akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Habis Pengumuman UTBK, Terus "Ngapain"?", https://edukasi.kompas.com/read/2019/04/24/15035651/habis-pengumuman-utbk-terus-ngapain.
Penulis : Yohanes Enggar Harususilo
Editor : Yohanes Enggar Harususilo