Perolehan Suara Naik, PKS Percaya Hasil Quick Count Pemilu 2019, Kok Beda dengan Prabowo Subianto?

Perolehan Suara Naik, PKS Percaya Hasil Quick Count Pemilu 2019, Kok Beda dengan Prabowo Subianto?

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Calon Presiden no urut 02, Prabowo Subianto menggelar jumpa pers di Sekretariat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Jakarta, Rabu (17/4/2019). Prabowo Subianto mengumumkan memenangkan Pemilu Presiden 2019 mengalahkan pasangan calon presiden no urut 01, Joko Widodo - Maruf Amin. 

TRIBUN-TIMUR.COM-Partai Keadilan Sejahtera atau PKS memiliki sikap yang berbeda melihat hasil quick count Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang dirilis sejumlah lembaga survei.

Seperti diketahui hasil quick count menyatakan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin unggul dibanding pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Salah satu lembaga survei yang merilis hasil quick count Pemilu 2019, yakni Litbang Kompas. 

Dari rilis Litbang Kompas menyatakan Jokowi-Maruf meraih 54,21% suara, sementara Prabowo-Sandi 45,79 %.

Baca: pemilu2019.kpu.go.id-UPDATE Situng Real Count C1 KPU Pukul 16.30, Raihan Suara Prabowo Naik, Jokowi?

Baca: Dikabarkan Berselisih Pascakalah di Pilpres 2019, Akhirnya Sandiaga Pamer Kebersamaan dengan Prabowo

Baca: pemilu2019.kpu.go.id - Hasil Real Count C1 KPU Pilpres 2019, Prabowo Unggul di 15 Provinsi, Jokowi?

Prabowo pun menilai  hasil hitung cepat yang semuanya memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin adalah upaya menggiring opini.

Namun, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku percaya dengan hitung cepat yang dirilis sejumlah lembaga.

Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera (Grafis Tribun Wow)

Hal itu disampaikan Mardani saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/4/2019).

Awalnya Kompas.com bertanya mengenai hasil hitung cepat yang menunjukkan suara PKS naik dari 6 persen (Pemilu 2014) ke kisaran 8 persen berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga.

"Alhamdulillah, suara PKS naik, di beberapa lembaga survei bahkan mencapai 9 persen," kata Mardani.

Mardani menyebut, kenaikan suara PKS ini berkat kerja keras kader. Selain itu, ada juga faktor program STNK motor gratis dan SIM C seumur hidup yang ditawarkan PKS. Ada juga faktor pengaruh gerakan alumni 212 hingga gerakan #2019GantiPresiden.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved