VIDEO: Ustad Firanda Bahas Poligami di Tabligh Akbar Milad ke-6 Masjid Cheng Hoo

Sebelum masuk pada Tablig Akbar Panitia Milad Ke-6 Mesjid Cheng Hoo terlebih dahulu menggelar Zikir bersama dipimpin oleh Ustadz Badaruddin Basir

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tablig Akbar akan berlangsung, Minggu (14/4/19), Pukul 18.00 Wita di Masjid Cheng Hoo Tanjung Bunga, Makassar. Tablig Akbar ini merupakan perayaan puncak Milad Ke-6 Mesjid yang terletak di Jl Danau Tanjung Bunga itu.

Sebelum masuk pada Tablig Akbar Panitia Milad Ke-6 Mesjid Cheng Hoo terlebih dahulu menggelar Zikir bersama dipimpin oleh Ustadz Badaruddin Basir pada pukul 15.30 Wita.

Kemudian usai Salat Magrib dilanjutkan dengan Tablig Akbar yang diisi oleh Ustadz Firanda Andirja Abidin. Sejak sore hari ribuan jamaah dari berbagai kalangan mulai memadati area Masjid Cheng Hoo.

Mereka tak sabar ingin mendengarkan ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Firanda Andirja Abidin. Seperti yang diketahui Ustadz Firanda merupakan ulama kenamaan yang memiliki segudang prestasi.

Selain sebagai Ulama lulusan Doktoral Universitas Madinah, ia juga menjadi satu-satunya ulama Indonesia yang menjadi Penceramah tetap di Masjid Nabawi Madinah. Pada kesempatan Tablig Akbar memperingati Milad Masjid Cheng Hoo, Ustadz Firanda menyampaikan perihal kiat keluarga bahagia.

Ia juga menyinggung soal perdebatan Poligami. Hampir selama dua jam, ceramah yang disampaikannya fokus disimak oleh jemaah yang memadati Masjid Cheng Hoo.

Sementara itu Ketua Panitia Milad Ke-6 Masjid Cheng Hoo, Andi Tenri Muntu Djabir, mengatakan bahwa setiap tahunnya peringatan Milad selalu dilangsungkan berbagai kegiatan. Tak hanya Tablig Akbar tapi berbagai lomba-lomba.

"Kami berharap kehadiran Masjid Cheng Hoo menjadi salah satu wadah penyebaran ilmu-ilmu keislaman, bukan hanya sekedar tempat ibadah. Hal inilah yang terus dikembang dengan berbagai kegiatan keislaman," ucapnya.

Masjid Cheng Hoo Tanjung Bunga merupakan salah satu masjid yang dibangun atas prakarsa Ramlah Kalla Aksa. Pengelolaannya kemudian diserahkan kepada PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia).

Masjid Muhammad Cheng Hoo, didirikan pada tahun 2012. Proses pembangunannya memakan waktu dua tahun dengan kapasitas lebih dari 2 ribu jemaah.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__

Penulis: Alfian
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved