Duta Bandara AP I dari Bali, Perwakilan Sulsel Raih Fotogenik
Bagaimana dengan perwakilan dari Bandara Sultan Hasanuddin? Data dari panitia, Senin sore (15/4/2019) memperlihatkan
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Angkasa Pura I (AP I) kini punya Duta Bandara. Namanya, Nyoman Trya Wahyudha dan Komang Ayu Sintya Dewi, dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Keduanya dinobatkan sebagai duta Bandara usai mengalahkan 46 peserta lainnya pada sesi grand final di Hotel Four Points by Sheraton Jl Andi Djemma Makassar, Senin siang (15/4/2019).
Bagaimana dengan perwakilan dari Bandara Sultan Hasanuddin? Data dari panitia, Senin sore (15/4/2019) memperlihatkan, Nor Rizqi Fadhila dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar bersama dan Faris Bimananta Saputra dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta terpilih sebagai Duta Bandara Fotogenik.
Dan untuk Duta Bandara Favorit dimenangkan Badik Choirudin dari Bandara Juanda Surabaya dengan total 1.454 vote dan Ni Komang Sri Maya Dian wakil dari Bandara Lombok Praya dengan total 2. 301 vote.
Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji memberi selamat.
"Semoga para Duta Bandara 2019 terpilih dapat mengembangkan dan mengaktualisasikan diri, serta berkontribusi terhadap promosi dan edukasi mengenai peraturan dan layanan yang ada di bandara," kata Devy dalam rilisnya, Senin sore.
Menurut Devy, 48 finalis Duta Bandara ini nantinya juga akan mempromosikan pariwisata daerahnya masing-masing melalui berbagai kegiatan, baik itu thematic event terkait pariwisata, tourist information center di tiap bandara, serta kegiatan pariwisata lainnya.
"Sebanyak 48 Duta Bandara 2019 ini akan ditempatkan di 13 bandara Angkasa Pura I. Diharapkan mereka bisa turut meningkatkan citra perusahaan melalui berbagai kegiatan promosi layanan bandara, pariwisata, dan kebudayaan daerah," ujar Devy.
Ajang Duta Bandara 2019 ini diikuti oleh 207 pendaftar. Proses pendaftaran dan seleksi finalis dilakukan di 13 kantor cabang Angkasa Pura I sejak awal Februari hingga akhir Maret 2019.
Setelah melalui dua tahap seleksi, tersaring 48 finalis yang masuk sesi grand final yang digelar di Makassar.
Sebelum menjalani babak grand final, peserta menjalani masa karantina 3 hari. Selama karantina, para finalis diberikan materi mengenai kebandarudaraan, airport services and hospitality, pariwisata dan budaya, kepedulian sosial, pengetahuan tentang narkoba, corporate brand image, catwalk and body language, pembuatan konten media sosial, teknik komunikasi, beauty class, dan peran duta bandara.
Bertindak sebagai juri pada grand final Duta Bandara 2019 antara lain yaitu Mega Angkasa (Praktisi Komunikasi Korporat), Ratu Novira Duaty (eks model dan praktisi industri fesyen), Yudhaprana Sugarda (Airport Service & Hospitality Angkasa Pura I), Anggresia F. Tampubolon (CRM & Hospitality Senior Manager Angkasa Pura I) dan M. Tekken (Kabid Seni dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan).(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nor-rizqi3.jpg)