Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kongres Luar Biasa Belum Ada Kejelasan, Bos PSM Tuding PSSI Tidak Serius

Padahal saat Edy Rahmayadi mundur sebagai Ketua PSSI pada Kongres Tahunan di Bali, pemilik Klub meminta KLB segera digelar.

Penulis: Alfian | Editor: Hasrul
Ari Maryadi/Tribun Gowa
CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kongres Luar Biasa (KLB) yang didesak untuk segera digelar PSSI tak kunjung menemui titik terang.

Bahkan sesama Pemgurus PSSI maupun Exco saling lempar sindiran.

Beberapa waktu lalu anggota Exco PSSI, Gusti Randa, bahkan menyebut kemungkinan KLB akan berlangsung Agustus.

Baca: Pengurus Masjid Sebut Sudah 4 Kali Masjid Agung Jeneponto Kemalingan

Baca: Kisah Nur Ati, 20 Tahun Jual Jalangkote Keliling di Selayar, Harap Bantuan Pemerintah

Hal ini lantaran PSSI harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan FIFA.

Di sisi lain Pengurus PSSI lainnya menyebut jika penyelenggaraan KLB terkendala karena tidak adanya anggaran.

Padahal saat Edy Rahmayadi mundur sebagai Ketua PSSI pada Kongres Tahunan di Bali, pemilik Klub meminta KLB segera digelar.

Baca: Peringati Isra Miraj, Kabag Kesra: Untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan

Salah satu usulan yang mencuat yakni penyelenggaraan KLB setelah Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif.

Bahkan penyelenggaraannya diminta untuk dipercepat sebab Joko Driyono yang diberi mandat Plt Ketua PSSI juga ditetapkan tersangka kasus pengrusakan barang bukti dugaan pengaturan skor.

Tak adanya jadwal pasti terkait penyelenggaraan KLB ini membuat CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, geram.

Baca: Program Sadar Sadar Lingkungan, UMMA Gandeng Disbudpar Sulsel

Ia menuding bahwa pengurus PSSI tidak serius dalam mengurus penyelenggaraan KLB.

"Yah Ngga seriuslah, urusan begini harusnya diseriusi. Kalau begini sekarang kan kita bisa bilang Exco kerjanya ngapain saja," terangnya saat dikonfirmasi, Rabu (10/4/2019).

Baca: Jasad Bayi Ditemukan Mengapung di Laut Parepare Diduga Kasus Aborsi

Appi sapaan Munafri menambahkan jika kondisi carut-marutnya Federasi sekarang akan berdampak luas jika tidak diselesaikan secara cepat.

"Harus segera diselesaikan kondisi ini dengan berbagai persoalannya harus segera berakhir. Supaya tidak mempengaruhi jalannya perkembangan sepakbola kita," tegasnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved