FAKTA,Vanessa Angel Tolak Diajak Mimik-mimik Cantik Oleh Menteri, Lebih Pilih Rian Main di Hotel

Vanessa Angel Tolak Diajak Mimik-mimik Cantik Oleh Menteri, Lebih Pilih Rian Main di Hotel

FAKTA,Vanessa Angel Tolak Diajak Mimik-mimik Cantik Oleh Menteri, Lebih Pilih Rian Main di Hotel
Tribunnews
Menggigil dengan Wajah Pucat, Vanessa Angel Akui Ingin Bunuh Diri dan Susul Ibu 

TRIBUN-TIMUR.COM - Satu lagi fakta lain terungkap di persidangan kasus prostitusi online yang menjerat Vanessa Angel.

SALAH satu muncikari prostitusi online artis Vanessa Angel, Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, membeberkan jika ada menteri yang ajak dinner Vanessa Angel menggunakan istilah mimik-mimik cantik atau mimican.

Belum diketahui, identitas menteri ajak mimican Vanessa Angel tersebut, namun Nindy ungkap ada menteri ajak Vanessa Angel dinner.

Diketahui, adanya tawaran Vanessa Angel dinner dengan menteri, akan tetapi oleh Vanessa Angel tolak tawaran ajakan dinner menteri tersebut.

WartaKotaLive melansir Surya.co.id, dalam sidang dakwaan Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, mucikari artis Vanessa Angel, tertera seorang nama menteri.

Dalam sidang itu, Vanessa Angel pernah menolak tawaran kencan dinner 'mimik-mimik cantik' mimican untuk menemani seorang menteri yang tak disebutkan detail tersebut.

Dalam dakwaan jaksa diceritakan, perkara ini berawal dari pertemuan Rian Subroto dengan Dhani (DPO) di Cafe Delight Lumajang pada awal Desember 2018 lalu.

Kepada Rian, Dhani menawarkan bahwa dirinya bisa mencarikan artis wanita atau selebgram untuk diajak kencan dalam artian berhubungan badan/seks.

Intan Permatasari Winindya Chasanovri alias Nindy, muncikari artis Vanessa Angel akhirnya didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya sebagai terdakwa perkara dugaan prostitusi online, Kamis (4/4/2019) (TribunJatim.com/Syamsul Arifin)

Rian pun tertarik tawaran tersebut.

Halaman
123
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved