Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kepala Kesbangpol: Anggota DPRD Enrekang Taunya Ngurus Proyek

Beberapa proyek di Kecamatan terjauh dari ibu kota Kabupaten Enrekang itu tidak bisa diselesaikan.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasrul
Asiz Albar/Tribun Enrekang
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Enrekang, Ridwan Palembai. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Enrekang, Ridwan Palembai mengkritik kinerja para anggota DPRD Enrekang.

Menurutnya, kinerja para legislator Enrekang saat ini tidak ada yang terlihat sama sekali.

"Anggota DPRD Enrekang taunya hanya ngurus proyek. Aspirasi dan tanggung jawab ke masyarakat kemarin tidak ada, nol besar," kata Ridwan Palembai saat Dialog Publik Tolak Politik Uang di Kafe Rini, Kecamatan Enrekang, Kamis (4/4/2019) kemarin.

Baca: Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih, KPU Enrekang Gelar Kemah Pemilu dan Pemilu Run

Bahkan, Ridwan menyebutkan, Kecamatan Bungin menjadi tempatnya anggota DPRD melakukan korupsi.

Beberapa proyek di Kecamatan terjauh dari ibu kota Kabupaten Enrekang itu tidak bisa diselesaikan.

"Disana ada proyek yang dikerjakan hanya tiga meter selesai, tapi dipertanggung jawabkan sampai 3 Km. Pondasi-pondasi jembatan tidak terealisasi sampai sekarang, padahal sudah 6 tahun," kata Ridwan.

Baca: Jadwal Lengkap Live Streaming Liga Italia Pekan ke-31: Juventus vs AC Milan Nonton via MAXStream

Tak hanya itu, Ridwan juga menyorot sejumlah Parpol terkait Laporan pertanggung jawaban dana Partai politik.

Yang menurutnya, nanti berkali-kali disampaikan untuk dimasukkan baru dimasukkan oleh Parpol.

"Harusnya Parpol dan DPRD memberikan jejak yang baik ke masyarakat. Jangan karena ada mau baru pasang baliho mau berjuang jungkir balik demi masyarakat," ujarnya.

Peryataan tersebut, mendapat tanngapan dari Ketua Fraksi Perjuangan Rakyat di DPRD Enrekang, Andy Hendra.

Baca: Terbitkan SK Parsial untuk Bayar Utang Rp 48 Miliar, Pemkab Enrekang Disebut Melanggar

Menurutnya, pernyataan Ridwan Palembai tersebut, harus disertai pembuktian. Jangan hanya sebatas isu dan pepesab kosong semata.

Bahkan, Ketua Hanura Enrekang itu menantang Ridwan membuktikan pernyataannya soal proyek yang dikorupsi di Kecamatan Bungin.

"Wah ini harus diperjelas yang dia maksud siapa, kalau oknum dewan silahkan sebutkan orangnya. Termasuk proyek jalan yang 3 meter itu sebutkan dimana titiknya. Apa bisa dia buktikan," ujar Andy Hendra, Jumat (5/4/2019).

Bahkan, Andy Hendra, mengancam bakal melaporkan terkait pernyataan tersebut jika tak ada bukti yang kongkret yang bisa diperlihatkan oleh Ridwan.

"Kalau memang tidak ada buktinya, berarti ini jelas sebuah pelanggaran dan itu dapat dilaporkan," tegasnya.
(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved